Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Debat Ke-2, Ganjar Ungkap Sejumlah Isu yang Akan Dibawa Mahfud

📅 Kamis, 21 Des 2023, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Debat Ke-2, Ganjar Ungkap Sejumlah Isu yang Akan Dibawa Mahfud Doc: Instagram/@mohmahfudmd
Ket. Capres dan cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md menjelang debat pertama Pilpres 2024.

JAKARTA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan sejumlah isu yang akan dibawa oleh calon wakil presiden Mahfud MD dalam debat kedua capres-cawapres Pemilu 2024 pada Jumat (22/12).

"Ada banyak sekali. Bagaimana kami melihat ekonomi mesti tumbuh sampai dengan 2045. Tahapannya kami siapkan, skenarionya kami siapkan, dan bagaimana ekonomi bisa tumbuh 7 persen," kata Ganjar di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu petang (20/12).

Ganjar mengaku pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen merupakan suatu hal yang ambisius.

Akan tetapi, tambahnya, target pertumbuhan ekonomi tersebut perlu diwujudkan supaya Indonesia dapat keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle-income trap.

"Kedua, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). UMKM ini penting untuk kami dorong agar mereka bisa mendapatkan fasilitas dan pendampingan," kata Ganjar.

Selain itu, gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018 dan 2018-2023 tersebut mengatakan isu industri kreatif maupun ekonomi hijau juga akan menjadi fokus pembahasan yang akan dibawaMahfud dalam debat.

"Terus (soal) industri kreatif. Ini banyak diisi oleh anak-anak muda dan itu yang nanti pasti akan jadi perbincangan yang hangat. Jadi, cukup banyak, termasuk ekonomi hijau, ekonomi biru, yang hari ini menjadi tren dunia," ujar Ganjar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan debat kedua capres-cawapres Pemilu 2024, yang mempertemukan para cawapres, digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Jumat (22/12), mulai pukul 19.00 WIB.

Durasi debat akan berjalan sama seperti debat sebelumnya, yakni 150 menit, dengan durasi khusus debat selama 120 menit dan terdiri atas enam segmen. Sementara itu, untuk format debat, KPU tidak mengubah dari format debat pertama capres sebelumnya.

Segmen pertama debat akan dibuka dengan penyampaian visi, misi, maupun program kerja dan ditutup dengan penyampaian pernyataan kesimpulan oleh masing-masing cawapres pada segmen keenam.

Adapun tema debat kedua mencakup ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.