Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran Permintaan Setelah Stok AS Meningkat

Kamis, 21 Des 2023, 11:12 WIB

TOKYO - Harga minyak turun pada Kamis (21/12), karena kekhawatiran atas rendahnya permintaan menyusul kejutan peningkatan persediaan minyak mentah AS melebihi kegelisahan atas gangguan perdagangan global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Minyak mentah berjangka Brent turun 65 sen, atau 0,8 persen, menjadi $79,05 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di $73,67 per barel, turun 55 sen, atau 0,7 persen.

Ket. Foto: Tangki penyimpanan minyak mentah terlihat dalam foto udara di pusat minyak Cushing di Cushing, Oklahoma, AS, 21 April 2020. — Sumber: CNA/REUTERS/Drone Base

Kedua tolak ukur tersebut naik tipis pada Rabu karena investor khawatir akan gangguan perdagangan karena perusahaan pelayaran besar memilih untuk menghindari rute Laut Merah, karena perjalanan yang lebih panjang akan meningkatkan biaya transportasi dan asuransi.

"Fokus pasar kembali ke permintaan global yang lesu karena dampak terhadap minyak di Laut Merah tampaknya terbatas selama tidak meluas ke Selat Hormuz," kata Tsuyoshi Ueno, ekonom senior di NLI Research Institute.

"Peningkatan stok minyak mentah AS dan rekor produksi minyak dalam negeri juga menambah tekanan," katanya.

Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu bahwa persediaan minyak mentah AS naik 2,9 juta barel dalam sepekan hingga 15 Desember menjadi 443,7 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penurunan 2,3 juta barel.

EIA juga mengatakan produksi minyak mentah AS naik ke rekor 13,3 juta barel per hari (bph) pada pekan lalu, naik dari rekor tertinggi sepanjang masa sebelumnya sebesar 13,2 juta barel per hari.

Untuk pelayaran, sekitar 12 persen lalu lintas dunia melewati Laut Merah dan Terusan Suez.Namun, dampaknya terhadap pasokan minyak sejauh ini terbatas, kata para analis, karena sebagian besar minyak mentah Timur Tengah diekspor melalui Selat Hormuz.

"Karena tidak akan ada pengurangan produksi tambahan oleh OPEC+ tahun ini, harga minyak kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran tersebut hingga akhir tahun, dengan fokus pada statistik ekonomi utama dan reaksi dolar AS terhadap hal tersebut," kata Naohiro Niimura, partner di Market Risk Advisory, sebuah perusahaan riset dan konsultasi.

Dia memperkirakan WTI akan diperdagangkan antara $70 dan $75 bulan ini.

Koalisi pimpinan AS yang memberlakukan batasan harga pada minyak Rusia melalui laut mengumumkan perubahan pada rezim kepatuhannya pada hari Rabu yang menurut Departemen Keuangan akan mempersulit eksportir Rusia untuk melewati batasan tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.