Penataan Prasarana Selesai Maret

Sabtu, 16 Des 2023, 05:21 WIB

JAKARTA - Penataan prasarana jalan sepanjang 25 kilometer di Jakarta Selatan diharapkan selesai Maret 2024. Saat ini, Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) menjamin target tersebut. Pelaksana yakin bahwa penataan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) sepanjang 25 kilometer jalan-jalan di Jakarta Selatan rampung Maret tahun depan.

"Diperkirakan selesai pemindahannya Maret 2024," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT JIP Ivan Cahya Permana saat dihubungi di Jakarta, Jumat. Ivan berharap selaku anak usaha PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mampu memindahkan kabel semrawut di 10 ruas jalan Jakarta Selatan tahun 2024.

Ket. Foto: Instalasi jaringan kabel utilitas tampak semrawut di tepi Jalan Ciledug Raya, Selasa (1/8/2023). — Sumber: ANTARA/Aditya Pradana Putra

Sebanyak 10 ruas jalan tersebut adalah Jalan Mampang, Jalam Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Cikajang, Jalan Gunawarman, Jalan Pattimura, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Hasanuddin.

Adapun 25 kilometer itu merupakan fase pertama, yang nantinya akan dibangun 54 kilometer lainnya di Jakarta Selatan juga. Dia menyatakan bersama Dinas Bina Marga DKI secara bertahap memindahkan kabel ke bawah tanah untuk memastikan keamanan pengguna jalan maupun estetika kota.

"Pemindahan kabel dari udara ke dalam atau SJUT sudah berjalan sekitar 40 persen," tambahnya seperti dikutip Antara. SJUT adalah program menempatkan jaringan utilitas seperti kabel fiber optik, PLN dan sejenisnya secara terpadu. Semua diletakkan di bawah permukaan tanah sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 69 Tahun 2020.

Selama ini pengerjaan SJUT dilakukan dua BUMD DKI yakni Jakarta Propertindo (Jakpro) melaksanakan SJUT sekitar 115 kilometer di 32 ruas jalan dan Sarana Jaya di 36 ruas jalan. Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memotong kabel udara di Jalan Wijaya I, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru untuk keamanan pejalan kaki.

"Kegiatan ini merupakan langkah untuk menambah estetika dan membuat Jakarta Selatan lebih tertata, aman dan nyaman," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin.

Logistik Pemilu

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI mengusulkan untuk memakai gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan diMampang, Jakarta Selatan sebagai gudang penyimpanan logistik Pemilu 2024."Gedung Vokasi Kemenaker Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas ini menjadi alternatif untuk logistik di Mampang," kata anggota KPU DKI Jakarta Bidang Divisi Perencanaan dan Logistik Jakarta Nelvia Gustina.

Nelvia menuturkan usulan ini berangkat dari kondisi gudang logistik pemilu yang tak sesuai dengan standar di aula Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan yang memiliki gedung empat lantai.Dia mengatakan aula kecamatan itu tidak sesuai dengan standar lantaran sering terjadi banjir.

"Gesung di Mampang masih kurang dan tempatnya itu juga masih berisiko banjir. Kalau tidak ada tempatnya milik pemerintah bisa disediakan tempat yang lain," jelasnya.

Sedangkan, untuk satu wilayah Jakarta Selatan lainnya yakni Kebayoran Lama kini sudah mendapat logistik yang sesuai dengan standar."Untuk Kebayoran Lama sudah oke menggunakan lantai tiga dan empat Kantor Kecamatan ditambah rumah Dinas Camat," tambahnya.

Nelvia menuturkan, sebelumnya di Kebayoran Lama hanya bisa menggunakan lantai empat gedung kecamatan sebagai lokasi logistik Pemilu 2024 sehingga tempat sekarang sudah standar.

Dia telah berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Anggaran Daerah (BPAD) terkait fasilitas alternatif lain milik Pemprov DKI Jakarta yang tidak ditempati.Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tempat logistik dan rekapitulasi suara hasil Pemilu 2024.

"Karena kotak bilik kami sudah siap, itu harus didorong ke kecamatan untuk dirakit, baru di kelurahan yang nantinya di isi dengan alat kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS)," kata Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.