Krisis Kemanusiaan Akan Memburuk pada Tahun 2024

Jumat, 15 Des 2023, 00:00 WIB

NEW YORK - Komite Penyelamatan Internasional atau International Rescue Committee (IRC) dalam sebuah laporan, pada Kamis (14/12), mengatakan perubahan iklim, konflik bersenjata, meningkatnya beban utang, dan menyusutnya dukungan internasional akan mempercepat krisis kemanusiaan di seluruh dunia pada tahun 2024.

Dalam Daftar Pantauan Darurat tahun 2024, IRC yang berbasis di New York menyebutkan 20 negara yang sebagian besar berada di Afrika memiliki risiko terbesar terhadap memburuknya situasi kemanusiaan pada tahun depan.

Ket. Foto: David Miliband, Ketua IRC — Sumber: AFP/CHRIS J RATCLIFFE

Dikutip dari The Straits Times, laporan tersebut muncul setelah jumlah orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan tahun ini meningkat menjadi 300 juta, sementara mereka yang terpaksa meninggalkan rumah mereka melonjak menjadi 110 juta.

"Ini adalah masa terburuk," kata Ketua IRC, David Miliband, dalam sebuah pernyataan, menyerukan lebih banyak penekanan pada adaptasi iklim, pemberdayaan perempuan, perbankan yang mengutamakan masyarakat, dukungan bagi para pengungsi dan tindakan untuk membendung impunitas.

Sudan menduduki peringkat teratas dalam daftar pantauan darurat IRC, diikuti oleh wilayah pendudukan Palestina dan Sudan Selatan.

Di bawahnya terdapat sembilan negara Sub-Sahara, Myanmar dan Afghanistan di Asia, Suriah, Lebanon, dan Yaman di Timur Tengah, Ukraina di Eropa, Ekuador di Amerika Selatan, dan Haiti di Karibia.

"Ke-20 wilayah ini menyumbang sekitar 10 persen populasi dunia, namun juga menyumbang 86 persen kebutuhan kemanusiaan global, 70 persen pengungsi dan semakin banyak orang yang menghadapi kemiskinan ekstrem dan risiko iklim," kata IRC.

Dampak Perang

Sudan, yang tidak termasuk dalam daftar tersebut tahun lalu, menduduki peringkat teratas dalam daftar tersebut karena perang perkotaan berskala besar hanya mendapat sedikit perhatian internasional, sementara wilayah Palestina di Gaza memasuki tahun 2024 sebagai tempat paling mematikan bagi warga sipil di seluruh dunia.

Sementara itu, beberapa negara Afrika mencapai peningkatan standar hidup yang cepat, konflik, kudeta, dan kemiskinan meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan, sedangkan fenomena cuaca El Nino mengancam iklim ekstrem.

"Ekuador, yang merupakan rumah bagi banyak pengungsi Venezuela, bergabung dalam daftar tersebut untuk pertama kalinya karena meningkatnya kejahatan dengan kekerasan, yang sebagian besar disebabkan oleh perdagangan narkoba, memperburuk dampak ekonomi dari pandemi ini dan risiko iklim," tambahnya.

Sementara itu di Haiti, IRC menyebutkan hampir separuh penduduk membutuhkan bantuan kemanusiaan. "Tidak mungkin upaya PBB untuk membantu polisi melawan geng-geng bersenjata yang kuat akan memperbaiki kondisi secara signifikan pada tahun depan," tutupnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.