Kampus Transportasi Marta Udara Ikut Ramaikan Hari Nusantara
Jumat, 15 Des 2023, 10:34 WIBTIDORE KEPULAUAN - Hari Nusantara yang digelar sejak 10 Desember ini mendorong aktivitas transportasi, khususnya moda udara. Hal ini dapat dilihat dari tingkat isian pesawat yang seminggu sebelum dan sesudah event ini penuh.
Tak ketinggalan kampus transportasi dari matra udara di bawah pengelolaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi dengan mengirimkan salah satu kampus terbaiknya yaitu, Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar untuk melakukan sosialisasi dan memperkenalkan program pendidikan matra udara yang ada di bawah Kementerian Perhubungan
"Dalam pameran yang digelar pada Hari Nusantara ini, kami memperkenalkan kepada para pengunjung yang notabenenya masyarakat Tidore Kepulauan dan Maluku Utara, bagaimana BPSDMP khususnya Pusbang Udara melaksanakan Diklat, program studi apa saja dan pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan lulusan politeknik matra udara yang ada di BPSDMP," kata Setiyo di sela-sela pameran Hari Nusantara di Tidore Kepulauan, kemarin.
Diakuinya bahwa saat ini kondisi transportasi udara telah kembali normal. Hal ini dapat dilihat dengan padatnya bandara serta bervariasinya pilihan penerbangan ke suatu destinasi. Bahkan info beberapa maskapai menambah jumlah penerbangan dari dan ke Bandara Babullah Ternate, pintu masuk kegiatan Hari Nusantara yang digelar di Tidore Kepulauan.
"Walaupun demikian, saat ini masih ada lulusan dari sekolah penerbangannya yang belum terserap oleh dunia industri. Namun kami tidak berpangku tangan dan terus melakukan terobosan dan upaya agar lulusannya bisa mendapatkan pekerjaan. Di antaranya, selain memberikan pembekalan lebih, kami juga bekerja sama dengan beberapa negara di luar negeri untuk dapat bekerja di sana," kata Setiyo.
Salah satu contoh, kata dia, awal tahun ini pihaknya mengirim lulusan dari kampus pendidikan matra udara untuk bekerja di Jepang. Seperti diketahui saat ini Jepang sedang membutuhkan SDM transportasi udara yang cukup banyak, dan pihaknya tidak mau kehilangan kesempatan tersebut.
"Ini merupakan kerja sama pertama setelah pandemi Covid-19 yang didukung Kadin Indonesia. Namun kedepannya kami akan intensifkan kerja sama ini sehingga makin banyak lulusan yang terserap di industri. Sedangkan taruna dan taruni yang akan dikirim, ada dari Poltekbang Palembang, Poltekbang Surabaya, dan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug sebanyak 25 orang," kata Setiyo.
Sebelum berangkat ke Jepang, katanya, pihaknya bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub untuk melakukan penyesuaian standardisasi kompetensi dari kemampuan yang dimiliki para taruna dan taruni. Sebab diketahui, Jepang memiliki standardisasi kompetensi tersendiri yang harus dimiliki para taruna.
"Di antara kualifikasi yang harus dimiliki para taruna dan taruni adalah harus bisa dan memahami bahasa Jepang, dan tentunya peraturan penerbangan yang ada di negara tersebut," tutupnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Taylor Fritz dan Coco Gauff Pimpin Amerika Serikat Pertahankan Gelar United Cup
-
Bandarlampung Terdampak Banjir Akibat Hujan Deras, BPBD Lampung Catat 16 Kecamatan Terendam
-
Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan
-
Mudik Lebaran 2026 di Ambon Lebih Nyaman, BKKBN Maluku Siapkan Posko Layanan Keluarga
-
Gerakan Ayo Bersepeda Diluncurkan Bupati Gowa, ASN Diajak Kurangi Kemacetan
-
Komisi Pemberantasan Korupsi Buka Peluang Periksa Istri Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA Kemenhub
-
KPK Panggil Budi Karya Sumadi dalam Kasus Dugaan Suap DJKA Kemenhub
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.