Keamanan 'JAKI' Mesti Diperkuat

Kamis, 14 Des 2023, 05:27 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jakartadiminta meningkatkan keamanan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) agar data masyarakat tak mudah diretas. Desakan ini datang dari anggota DPRD Gilbert Simanjuntak, Rabu (13/12).

"Aplikasi JAKI selama ini kurang dirasakan oleh masyarakat. Sekarang berhenti tanpa evaluasi," kata Gilbert. Dia menuturkan, JAKI berbeda dengan aplikasi lama bernama Qlue yang dulunya langsung diawasi pimpinan terkait. Pengawasan untuk memastikan diselesaikan atau tidak keluhan warga.

Ket. Foto: Tampilan antarmuka aplikasi Jakarta Kini (JAKI) generasi 3.0 yang diluncurkan dalam menyambut HUT ke-496 DKI Jakarta, Sabtu (24/6/2023). — Sumber: ANTARA/HO-Pejabat Pengelola Informasi dan Dokument

Menurut dia, pamor aplikasi Qlue meredup sejak mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat berhenti menjabat. Maka dari itu, Gilbert mendesak Pemprov DKI untuk menjamin keamanan aplikasi JAKI dengan pengawasan siber yang lebih ketat agar tak mudah diretas.

Sebab dia menilai seharusnya aplikasi digital sebagai wadah masyarakat Jakarta untuk melaporkan berbagai masalah ini terjamin keamanan dan kemudahannya. "Namun yang dibutuhkan masyarakat bukan aplikasi yang lebih baik, tapi masalah mereka tertangani," katanya.

Namun, Gilberttak merinci contoh kasus peretasanterhadap aplikasi JAKI.Selain sebagai wadah laporan masyarakat, aplikasi JAKI juga memudahkan warga untuk mengunjungi Tebet Eco Park karena bisa dilakukan secara daring untuk mendaftar.

Aplikasi Qlue yang didirikan 2014 menjadi terobosan baru Pemprov DKI dalam perbaikan dan pengembangan Jakarta baik dalam bidang tata kota maupun pelayanan publik.

Sedangkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Jakarta melalui Unit Pengelola (UP) Jakarta Smart City mengeklaim, rutin memonitor ancaman dan kerentanan keamanan. Dia juga memperbaiki JAKI secara berkelanjutan dengan menerapkan sistem manajemen keamanan informasi sesuai dengan standar ISO/SNI 27001.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.