Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Pembangunan Kota Nusantara melalui Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha Capai Rp55 Triliun

📅 Rabu, 13 Des 2023, 01:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Pembangunan Kota Nusantara melalui Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha Capai Rp55 Triliun Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Salah satu proyek pembangunan kawasan inti Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Penajam Paser Utara - Investasi pembangunan Kota Nusantara, ibu kota negara masa depan Indonesia pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur, melalui skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) mencapai lebih kurang Rp55 triliun.

"Sampai saat ini, investasi pembangunan ibu kota negara baru Indonesia melalui skema KPBU diperkirakan mencapai sekitar Rp55 triliun," kata jelas Direktur Pembiayaan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Naufal Aminudin di Penajam, Selasa.

Dia memperkirakan nilai investasi proyek pembangunan dengan skema.KPBU bakal semakin bertambah karena cukup tinggi minat investor melakukan investasi melalui skema KPBU itu.

Hingga kini ada sembilan proyek pembangunan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu pembangunan sektor pendidikan di Kota Nusantara dilakukan dengan skema KPBU.

"Proyek pembangunan itu dalam.proses studi kelayakan (feasibility study/FS), selanjutnya masuk tahap transaksi," ujarnya.

"Investor banyak yang tertarik skema KPBU, jadi diprediksi investasi dengan skema KPBU bisa terus bertambah," ucapnya lagi.

OIKN juga menerima sekitar 304 dokumen komitmen awal untuk kerja sama (letter ofintent/LoI) dalam pembangunan ibu kota negara masa depan Indonesia.

Tercatat dokumen komitmen awal untuk kerja sama itu banyak investor berminat melakukan investasi sektor pengembang perumahan (properti), energi, serta barang dan jasa.

"Properti sebanyak 36 investor yang berminat, 52 investor berminat bidang energi, serta barang dan jasa ada 64 investor yang berminat" kata dia.

Pembangunan ibu kota negara Indonesia baru di wilayah Provinsi Kalimantan Timur itu banyak menarik minat investor (penanam.modal) untuk menanam modal (investasi).

Terdata investor yang telah berminat melalui dokumen komitmen awal untuk kerja sama, serta menggunakan skema KPBU berasal dari dalam maupun luar negeri, demikian Naufal Aminudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.