Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Haul Gus Dur Usung Tema Budaya Etika Demokrasi

📅 Rabu, 13 Des 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Haul Gus Dur Usung Tema Budaya Etika Demokrasi Doc: ANTARA/Sigit Pinardi
Ket. Jelang haul Gus Dur -- Ibu Shinta Nuriyah dan putrinya, Inaya Wahid (kanan) saat wawancara dengan Tim Antara terkait Haul ke-14 Gus Dur di kediaman di Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (11/12).

JAKARTA - Haul ke-14 Presiden ke-4 RI Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur rencananya digelar di Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 16 Desember 2023, dengan mengangkat tema "Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur".

Salah satu acaranya adalah pembacaan "Amanat Ciganjur" untuk mewujudkan pemilu damai dan berkualitas.

Ketua Panitia Haul ke-14 Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid, mengatakan pemilihan tema haul tersebut sebagai upaya menghadirkan inspirasi dan keteladanan Gus Dur tentang demokrasi, sebagaimana yang sudah diyakini, dijalankan dan diperjuangkan.

"Banyak hal yang bisa dipelajari dan diperhatikan oleh penyelenggara, kontestan dan konstituen tentang bagaimana seharusnya demokrasi ditempatkan, di arahkan dan di tata orientasinya," kata Inaya dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, hal terpenting yang diteladani dari demokrasi ala Gus Dur adalah tentang budaya etika yang dipegang teguh, dijalankan dan diperjuangkan.

Gus Dur tidak menganggap demokrasi dan pemilu sebagai prosedur dan angka-angka elektoral, namun memiliki kandungan mandat nilai perjuangan harkat martabat manusia dan kesejahteraan. "Demokrasi di sisi Gus Dur juga tidak bisa dipisahkan dari budaya antikekerasan dan ketaatan pada konstitusi," tegas putri bungsu Gus Dur itu.

Beberapa tokoh dan seniman diundang mengisi acara haul tersebut, di antaranya filsuf dan astronomer dari STF Driyakarya Karlina Supelli untuk menyampaikan orasi tentang substansi dan arah demokrasi ideal sesuai teladan demokrasi Gus Dur.

Inaya juga menyebut akan ada pembacaan "Amanat Ciganjur" berisi pesan-pesan demokrasi yang dibacakan beberapa tokoh bangsa, di antaranya Hj. Shinta Nuriyah Wahid (istri Gus Dur), Lukman Hakim Saifuddin, Romo Benny Susetyo, dan Pdt. Gomar Gultom.

Agenda utama Haul ke-14 Gus Dur adalah pembacaan tahlil dan doa oleh Kiai Haji Husein Muhammad, ulama intelektual asal Cirebon.

Pada awal acara akan dibuka dengan pembacaan selawat dan mahallul qiyam oleh Grup Shalawat Bil Musthofa dari Pondok Krapyak Yogyakarta. Sementara pembacaan ayat Suci Al Qur'an akan dilantunkan Ustaz H. Rif'at Aby Syahid dari Ponpes Al Falah, Cicalengka Bandung.

Sejumlah artis hingga seniman turut meramaikan Haul Gus Dur, di antaranya Band Lorjhu' dari Madura, Ria Pasar Kemis, Yati Pesek yang akan didapuk komedi tunggal (stand up comedy) bersama trio komedian santri Abioso Grup.

"Sebuah kehormatan bagi kami bila kita semua berkenan mendoakan dan mengenang almarhum Kiai Haji Abdurrahman Wahid, baik hadir langsung di acara haul atau mengikuti secara virtual melalui siaran media," pungkas Inaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.