“Global Water Fund' Tingkatkan Minat Swasta pada Infrastruktur Air

Selasa, 12 Des 2023, 00:00 WIB

JAKARTA - Pembentukan Global Water Fund dalam World Water Forum Ke-10 di Bali pada Mei 2024 dapat meningkatkan minat investor swasta untuk membangun infrastruktur sumber daya air (SDA) serta air minum.

"Global Water Fund ini untuk menggairahkan investor swasta guna terlibat di sektor sumber daya air dan air minum," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, di Jakarta, Senin (11/12).

Ket. Foto: Foto udara bendungan air baku di Kawasan Industri Terpadu Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/HARVIYAN PERDANA PUTRA

Seperti dikutip dari Antara, Herry mengatakan Global Water Fund bisa membantu investor swasta sehingga lebih banyak nantinya infrastruktur sumber daya air dan air minum yang dibangun.

Dengan adanya Global Water Fund maka swasta bisa terlibat dan berpartisipasi untuk lebih banyak membangun infrastruktur sumber daya air di Indonesia.

Mengingat masalah air memiliki tipikal masalah yang sama-sama baik di Indonesia maupun dunia maka pentingnya dukungan pembiayaan berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur air tentunya juga terjadi di negara-negara lain. "Maka dari itu, inisiatif Global Water Fund ini bisa membantu pemenuhan target Sustainable Development Goals (SDG's)," ujar Herry.

Global Water Fund menjadi kulminasi dari pelaksanaan World Water Forum Ke-10 di Bali pada Mei 2024.

Langkah Nyata

Pembentukan Global Water Fund merupakan langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan di sektor air baik secara global maupun nasional.

Beberapa manfaat dari pembentukan Global Water Fund yakni mobilisasi sumber daya keuangan untuk mendukung pencapaian SDG's terkait air bersih dan sanitasi.

Selain itu, juga dapat meningkatkan akses pendanaan dengan persyaratan lunak bagi negara berkembang untuk pengembangan infrastruktur air minum dan sanitasinya.

Global Water Fund juga berperan strategis dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor air dan sanitasi global.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan penyelenggaraan World Water Forum Ke-10 pada Mei tahun depan bertujuan menciptakan kesadaran (awareness) terhadap sumber daya air.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.