• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bertahan Selama 5.000 Tahu...

Bertahan Selama 5.000 Tahun

Senin, 11 Des 2023, 06:25 WIB

Kota Uruk merupakan sebuah kota kuno Sumeria dan kemudian Babilonia. Lokasinya terletak di sebelah timur daratan yang sekarang Sungai Efrat, di kanal kuno Sungai Efrat, sekitar 30 kilometer timur Samawah modern, Al-Muthanna, Irak.

Selama Periode Dinasti Awal (2900-2334 SM), setelah Periode Uruk, kota ini masih menjadi pusat kekuasaan di wilayah tersebut. Meskipun keadaan yang sudah jauh berkurang, dinasti-dinasti besar pada masa itu tetap memerintah dari kota tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: afp/ ESSAM AL-SUDANI

Tembok besar Uruk, yang konon dibangun oleh Raja Gilgamesh sendiri, masih menjulang di sekeliling kota ketika Raja Eannutum mendirikan Dinasti Lagash Pertama pada 2500 SM. Dinasti ini menguasai wilayah tersebut untuk beberapa waktu.

Raja selanjutnya dari kekaisaran itu, Lugal-Zage (juga dikenal sebagai Lugalzagesi), sangat mengagumi kota tersebut sehingga ia memilih Uruk sebagai ibu kota dan pusat kekuasaannya. Ketika Sumeria berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Akkadia pada 2334 SM, Sargon dari Akkad (memerintah 2334-2279 SM) terus memberikan penghormatan khusus kepada Uruk. Mereka tetap menggunakan distrik suci Inanna dan Anu dengan melakukan renovasi dan memperbaikinya.

Meskipun kota ini kehilangan posisi unggul yang pernah dinikmati pada Periode Uruk, kota ini tetap memainkan posisi penting hingga Periode Ur III (2047-1750 SM). Dinasti Ketiga Ur, yang didirikan oleh Ur-Nammu (memerintah 2047-2030 SM), memerintah sedemikian rupa sehingga melahirkan Renaisans Sumeria, sebuah pencerahan bagi peradaban itu.

Uruk mendapat manfaat dari kemajuan peradaban tersebut sama seperti wilayah lainnya. Dengan jatuhnya Kota Ur pada 1750 SM, dan invasi bangsa Elam ke Sumeria, bersamaan dengan serbuan bangsa Amori, Uruk mengalami kemunduran bersama dengan wilayah Sumeria lainnya.

Namun, kota ini terus memainkan peran penting sepanjang periode Seleukia dan Parthia di akhir sejarah Sumeria. Hal ini merupakan hal penting yang perlu diperhatikan karena banyak kota Sumeria lainnya yang mengalami nasib kurang baik pada saat yang sama.

Sejarawan Stephen Bertman dalam Handbook to Life in Ancient Mesopotamia (2005) menulis, "Uruk memiliki masa hidup 5.000 tahun. Lapisan tertuanya masih belum dijelajahi, tenggelam jauh di dalam lumpur dataran aluvial tempat kehidupan pernah tumbuh."

Namun, jawaban atas misteri kepopuleran Uruk mungkin lebih sederhana dari yang terlihat. Sejarawan Paul Kriwaczek dalam Babylon: Mesopotamia and the Birth of Civilization (2014), mencatat bahwa setiap perubahan penting dalam suatu masyarakat muncul dari konflik antara kaum progresif dan konservatif. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.