Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatih Tanggapi Kabar Pramudya Pertimbangkan Keluar dari Pelatnas

📅 Kamis, 07 Des 2023, 16:54 WIB | Oleh:
Pelatih Tanggapi Kabar Pramudya Pertimbangkan Keluar dari Pelatnas Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Arsip foto Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana (kanan) dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (kiri) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis ganda putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang pada perempat final turnamen Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (16/6).

JAKARTA - Pelatih ganda putra Indonesia Aryono Miranat menanggapi rumor terkait Pramudya Kusumawardana yang mempertimbangkan untuk keluar dari pusat pelatihan nasional (pelatnas) PBSI.

Aryono mengungkapkan, hingga saat ini masih belum ada surat resmi terkait keluarnya Pramudya dari bagian tim nasional bulu tangkis. "Sampa saat ini, Pram masih bagian dari PBSI, jadi belum ada surat resminya, karena kalau ada surat resmi pasti diumumkan oleh PBSI," kata Aryono, dikutip pada Kamis.

Sekarang, pasangan dari Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan itu dilaporkan masih berlibur bersama keluarganya. Namun, Aryono memastikan ia dan anak asuhnya itu sudah berbicara terkait pertimbangan tersebut, sebelum hasil akhirnya diputuskan.

Pertimbangan Pramudya untuk hengkang dari pelatnas adalah karena ia ingin fokus pada studinya.

"Obrolan pasti ada, kita 'kan, diskusi, ngobrol panjang lebar, sehingga kalau berhenti (nanti) begini, mau diapakan, mau apa. Tapi, keputusannya nanti. Pasti ada rilis (pers resmi dari PBSI)," ujar Aryono.

Pelatih pun mengakui bahwa akan sangat disayangkan apabila Pramudya memutuskan untuk keluar dari pelatnas, mengingat ia dan Yeremia memiliki performa yang cukup baik dan kompetitif, meskipun ada dinamika tersendiri.

Dari sisi peringkat dunia pun, Aryono menilai pasangan tersebut mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka, terbukti dengan keduanya yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di perempat final China Masters 2023, beberapa waktu lalu.

"Sayang, sih, sangat disayangkan karena dia ada dari awal sampai sekarang itu ranking-nya bagus," kata Aryono.

Meski demikian, terlepas dari apa pun pilihan yang pada akhirnya diambil oleh Pramudya, Aryono mengatakan ia dan federasi serta orang-orang yang terlibat dalam perjalanan Pramudya sebagai seorang atlet akan menghormati keputusan final tersebut.

"Masing-masing orang punya pikiran untuk masa depannya sendiri. Dia punya pertimbangan sendiri, ya, kita masih bujuk (untuk tetap tinggal sebagai bagian dari pelatnas), karena permainannya masih bagus, ranking juga masih oke," jelas Aryono.

"Tidak (ada kaitannya dengan masalah dengan Yeremia). Sama sekali tidak ada masalah. Rencananya (memang mau melanjutkan studi)," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.