Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Bapenda Makassar Apresiasi Pelaku Usaha Taat Bayar Pajak

📅 Kamis, 07 Des 2023, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Bapenda Makassar Apresiasi Pelaku Usaha Taat Bayar Pajak Doc: ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Ket. Kepala Bependa Makassar Firman Hamid Pagarra saat memberikan apresiasi kepada Badan Usaha pada Bapenda Taxes Award, di Makassar, Rabu (5/12/2023).

Makassar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha dari berbagai bidang usaha yang dinilai taat membayar pajak.

"Jadi ini sebagai bentuk apresiasi wajib pajak. Sekarang sudah ada Rp1,25 triliun dari target Rp1,49 atau 83 persen (November). Ini berkat kerja kita semua," ujar Kepala Bependa Makassar Firman Hamid Pagarra pada Bapenda Taxes Award, di Makassar, Rabu (6/12).

Pada kesempatan ini, sebanyak 300 Badan Usaha (BU) se-Kota Makassar dianggap berkontribusi dalam peningkatan pajak daerah karena memiliki ketaatan pajak yang tinggi.

Hanya saja, dari ratusan badan usaha, mereka diwakili 27 badan usaha yang secara simbolis menerima penghargaan langsung dari Bapenda Kota Makassar.

"Kami mengapresiasi seluruh pelaku pajak yang aktif berkontribusi dalam ketaatan pajak di Makassar. Tingginya angka realisasi pajak ini tak lepas dari peran mereka," urai Firman

Saat ini posisi PAD (Pendapatan Asli Daerah) Makassar sudah berada di angka 83 persen atau Rp1,25 triliun dari target Rp1,49 triliun. Hanya saja, angka ini masih jauh dari yang diharapkan Wali Kota Makassar yaitu PAD Makassar sebanyak Rp2 triliun.

Meski belum memenuhi target, progresivitas peningkatan pajak ini juga bisa dilihat dari surplus yang didapat Makassar dengan capaian saat ini yakni Rp1,25 triliun. Jumlah ini telah surplus Rp140 miliar dari target tahun lalu yakni Rp1,1 triliun.

"Harapan Pak Wali sebanyak Rp2 triliun, ini hanya bisa kita capai jika sinergi dan kolaborasi," ujar Asisten III Makassar Mario Said.

Menurutnya, pajak daerah menjadi stimulus secara keseluruhan bagi pemulihan ekonomi di , Makassar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.