Implementasi QRIS Antarnegara Dorong Aktivitas Ekonomi
Selasa, 05 Des 2023, 10:15 WIBJAKARTA - Perluasan kerja sama Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara mendukung laju aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat. Tak hanya itu, iklim investasi di Tanah Air diyakini juga ikut meningkat.
"Dampak perluasan kerja sama sistem pembayaran antarnegara termasuk QRIS akan mendorong aktivitas ekonomi, dan konsumsi masyarakat, sehingga berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, di Jakarta, Senin (4/12).
Menurut Rully, keberadaan QRIS akan mempermudah transaksi belanja atau pembayaran antarnegara dan antarmasyarakat sehingga aktivitas ekonomi semakin bertumbuh, dan pada gilirannya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masing-masing negara atau kawasan. Selain itu, kerja sama perluasan penggunaan QRIS antaranegara akan mempererat hubungan antarnegara sesama pengguna QRIS. Penggunaan QRIS juga diharapkan dapat semakin diperluas ke negara-negara lain.
Senada, pakar ekonomi yang juga Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, mengatakan percepatan digitalisasi sistem pembayaran meningkatkan iklim investasi di Tanah Air. "Memang pada gilirannya bisa meningkatkan iklim investasi dan produktivitas sehingga bisa membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," kata Piter, di Jakarta.
Piter menuturkan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran berdampak kepada penciptaan sistem pembayaran yang cepat dan aman. Dengan demikian, transaksi ekonomi dan keuangan akan lebih efisien dan mudah. Lebih lanjut, digitalisasi sistem pembayaran juga mendukung produktivitas dan inklusivitas ekonomi sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Tumbuh Positif
Sebagai sebuah kanal pembayaran, QRIS memiliki keunggulan cepat, mudah, murah, aman, dan andal dalam memfasilitasi kebutuhan transaksi masyarakat di era digital, baik bagi masyarakat maupun pedagang/ merchant.
Transaksi QRIS antarnegara Indonesia-Thailand dan Indonesia-Malaysia terus tumbuh positif dengan jumlah transaksi pada Oktober 2023 tercatat sebanyak 59 ribu transaksi. QRIS antarnegara resmi dapat digunakan secara penuh di Thailand sejak 29 Agustus 2022. Sedangkan implementasi interkoneksi pembayaran berbasis QR Code antarnegara Indonesia dan Malaysia dimulai pada 8 Mei 2023.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan interkoneksi pembayaran QR lintas batas akan mendorong pembayaran antarnegara yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif, khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama tersebut akan memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna layanan transaksi pembayaran lintas batas sekaligus menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, dan mendorong inklusi ekonomi dan keuangan digital di kawasan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
Resahkan Masyarakat, Polres Garut Amankan Geng Motor Bersenjata Tajam
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.