Pertukaran Pelajar Asing Jadi Momen Promosikan Batik Tulis Pamekasan
Kamis, 30 Nov 2023, 23:10 WIBPamekasan -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur memanfaatkan kegiatan pertukaran pelajar asing untuk mempromosikan batik tulis hasil kerajinan masyarakat di wilayah itu.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Pamekasan Kusairi di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, mengatakan, Kabupaten Pamekasan sering menjadi sasaran kegiatan pertukaran pelajar asing, karena Pamekasan dinilai banyak memiliki kesenian khas yang perlu dipelajari oleh mereka.
"Salah satu jenis kesenian yang sering dipelajari para pelajar asing saat pertukaran pelajar adalah musik daul dan batik tulis," katanya.
Oleh karena itu, sambung dia, pihaknya memanfaatkan kesempatan itu untuk mempromosikan hasil kerajinan warga, terutama batik tulis dengan memberikan kenang-kenangan kain batik tulis kepada mereka.
"Karena itu, momentum baik tersebut kami manfaatkan, sehingga pelajar asing yang datang ke Pamekasan mengetahui bahwa Pamekasan memiliki kerajinan khas berupa batik tulis," kata Kusairi.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2023 ini, Pemkab Pamekasan telah menerima sebanyak lima kunjungan pelajar asing dari sejumlah negara. Terakhir pada 2 Oktober 2023.
Kusairi menuturkan, kala itu, sekitar 12 mahasiswa dari Palacky University Republik Ceko datang ke Pamekasan untuk memperajari pengelolaan Eduwisata Garam di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.
"Saat itu juga kami langsung memberikan hadiah kepada mereka batik hasil kerajinan masyarakat, dan mereka sangat senang, karena batik yang diberikan itu adalah batik tulis bukan batik cap," katanya.
Selain, Pemkab Pamekasan juga menunjukkan secara langsung proses pembuatan batik dengan mengajak mahasiswa mendatangi lokasi perajin batik di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan.
Menurut Perajin Batik Tulis Klampar Ahmadi, teknik promosi langsung yang dilakukan Pemkab Pamekasan kepada warga negara asing yang berkunjung ke kabupaten itu, ternyata sangat efektif.
Ia mengaku, sejak saat itu, pesanan batik tulis dari sejumlah negara kepada perajin batik di Kabupaten Pamekasaan meningkat.
"Kami di Pamekasan saat ini kan tidak hanya menjual secaraoffline, akan tetapi jugaonlinedengan memanfaatkan toko-tokoonlineyang sudah ada. Jadi kami mengetahui bahwa dengan teknik promosi langsung itu, memiliki dampak bagus pada hasil kerajinan kami," kata Ahmadi.
Berita Terkait:
-
Polri: Pemudik Perlu Waspadai Terjebak Macet
-
SPBU Lintau Tanah Datar Dipadati Antrean Kendaraan untuk Isi BBM
-
Realisasi serapan BBM subsidi PT KAI
-
Scarlett Johansson akan Gabung dalam Kandidat Pemain ‘The Batman 2’
-
Jalin Kerja Sama dengan Parlemen Meksiko, Ibas Dorong untuk Bersama Jaga Keadilan, Kedaulatan, dan Kemanusiaan Dunia
-
Dokter Bedah Iran Beberkan Kengerian saat Rumah Sakit Menjadi Zona Korban Massal Tembakan Peluru Tajam
-
Ketika Bencana Tak Hentikan Semangat Belajar, Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia Hadirkan Ruang Belajar Sementara di Aceh Tamiang.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.