Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Evakuasi 11 Pendaki yang Tersesat di Gunung Cikuray Garut

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 16:31 WIB | Oleh:
Polisi Evakuasi 11 Pendaki yang Tersesat di Gunung Cikuray Garut Doc: ANTARA/HO-Polsek Banjarwangi
Ket. Polisi bersama masyarakat, TNI, aparatur pemerintah setempat, dan pendaki yang sempat hilang foto bersama di Markas Polsek Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (27/11).

Garut -- Sejumlah personel polisi bersama masyarakat berhasil mengevakuasi 11 pendaki dari komunitas pecinta alam dengan kondisi sehat dan selamat yang sebelumnya dilaporkan hilang karena tersesat di Gunung Cikuray, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin.

Kepala Polsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif mengatakan jajarannya mendapatkan informasi adanya komunitas pencinta alam asal Kecamatan Garut Kota hilang di Gunung Cikuray, selanjutnya ditelusuri yang akhirnya ditemukan keberadaan mereka dengan kondisi selamat dan sehat.

"Begitu menerima laporan dari Polsek Garut Kota, saya mencoba menghubungi setiap kepala desa yang berbatasan dengan Kecamatan Cilawu, dan akhirnya terdeteksi di wilayah Kampung Bungbulang, Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, dan langsung dilakukan penjemputan," kata Amirudin.

Ia menuturkan awalnya kepolisian mendapatkan informasi dari anggota keluarga salah satu pendaki yang hilang warga Kampung Ciwalen, Kecamatan Garut Kota.

Pendaki yang hilang itu berjumlah 11 orang terdiri dari tujuh laki-laki dan empat perempuan dengan usia di atas 45 tahun. Mereka merupakan komunitas yang sudah biasa berpetualang jalan-jalan ke gunung.

"Biasanya jalan pagi pulang paling jam 7 malam, ini enggak pulang dan ditelepon sama keluarganya juga enggak aktif, jadi ramai di kota, pendaki tersesat," kata Kapolsek.

Ia menyampaikan dalam kejadian ini mereka mulai melakukan pendakian ke Gunung Cikuray, Ahad (26/11) sekitar pukul 09.00 WIB, melalui jalur Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Garut, kemudian lintas hutan yang direncanakan tiba di wilayah Kecamatan Cikajang.

Namun, dalam pendakian itu, kata dia, seluruh rombongan tersesat ke wilayah Banjarwangi atau jarak yang cukup jauh, sehingga mereka sempat bermalam di hutan dengan kondisi hujan.

"Komunitas tersebut sempat bermalam di hutan karena hujan lebat dan keseluruhan berhasil dievakuasi sekitar 13.00," katanya.

Kapolsek menyampaikan seluruh pendaki yang tersesat itu bisa berhasil keluar hutan setelah ketemu dengan warga lalu diberitahukan jalan pintas hingga bisa sampai ke daerah Banjarwangi.

Selanjutnya petugas bisa menemukan pendaki lalu membawanya menggunakan mobil patroli untuk dibawa ke Markas Polsek Banjarwangi.

Kondisi pendaki, kata Kapolsek, saat dievakuasi dalam kondisi sehat, meski di badannya terdapat banyak pacet karena melewati jalur lembab dan hujan.

"Alhamdulillah, sehat semuanya, hanya banyak pacet yang nempel di badan karena memang jalur yang lembab dan hujan," katanya.

Kapolsek menyampaikan setelah bersih-bersih, lalu dimintai keterangan, dan pemeriksaan identitas, selanjutnya mereka diantarkan pulang ke Garut Kota.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.