Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Menteri PUPR: Program Sampah Menjadi Energi Diterapkan lewat TPST

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 00:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Menteri PUPR: Program Sampah Menjadi Energi Diterapkan lewat TPST Doc: ANTARA/HO - Kementerian PUPR
Ket. Infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah Terpadu.

Jakarta - Mantap, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan program Sampah menjadi Energi diterapkan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk menghasilkan energi baru terbarukan atau EBT.

"Kementerian PUPR menerapkan program pengolahan Sampah menjadi Energi (Waste to Energy) untuk memanfaatkan gas metana yang dihasilkan dari limbah sebagai sumber energi alternatif yang sudah diterapkan di Balikpapan, Kalimantan Timur dan Banjarbakula, Kalimantan Selatan," ujar Basuki dalam seminar yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu.

Dia mengataskan, penerapan metodeRefuse-Derived Fuel(RDF) dilakukan melalui infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

"Kami menerapkan metode RDF seperti pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tritih Lor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Cicukang Holis di Kota Bandung, Kersiman Kertalangu, Padangsambian Kaja, dan Tahura di Denpasar Kota, Bali," katanya.

Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, Indonesia terus untuk mewujudkan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atauSustainable Development Goalsmelalui berbagai sektor, termasuk meningkatkan solusi energi berkelanjutan yang selaras dengan tujuan global tersebut.

Indonesia terus meningkatkan penyediaan EBT yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ketujuh, yakni menjamin akses terhadap energi baru dan berkelanjutan yang andal serta terjangkau bagi semua pihak.

Dengan memilih produksi listrik melalui infrastruktur - infrastruktur EBT, maka hal tersebut dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-13 yakni mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.

Sebagai informasi, berdasarkanNational Determined ContributionIndonesia meningkatkan target pengurangan emisi 43 persen pada 2030, dannet-zero emissionspada 2060.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.