- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kim Jong Un Rayakan Era 'K...
Kim Jong Un Rayakan Era 'Kekuatan Luar Angkasa' Baru Korea Utara
Jumat, 24 Nov 2023, 10:37 WIBSEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un merayakan "era baru kekuatan luar angkasa" bersama para ilmuwan dan keluarganya, kata media pemerintah, Jumat (24/11), setelah Korea Utara berhasil menempatkan satelit mata-mata militer ke orbit.
Peluncuran "Malligyong-1" yang dilakukan Pyongyang pada Selasa, merupakaan upaya ketiga untuk mendapatkan perhatian militer setelah gagal pada Mei dan Agustus lalu.
Dalam beberapa jam setelah peluncuran, Korea Utara mengklaim pemimpinnya telah meninjau gambar pangkalan militer AS di Guam.
Peluncuran tersebut merupakan "pelaksanaan hak untuk membela diri secara penuh", kata Kim saat berkunjung ke badan antariksa nasional, menurut Kantor Berita Pusat Korea.
Satelit mata-mata ini akan membantu melindungi Korea Utara dari "gerakan berbahaya dan agresif dari kekuatan musuh", katanya. Satelit tersebut telah memelopori "era baru kekuatan ruang angkasa" yang datang ke negara tersebut.
Korea Selatan mengkonfirmasi peluncuran tersebut berhasil namun juga mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan apakah satelit tersebut berfungsi seperti yang diklaim oleh Korea Utara.
Gambar yang dirilis Pyongyang menunjukkan Kim memuji para ilmuwan dan pekerja program luar angkasa di Administrasi Teknologi Dirgantara Nasional sambil ditemani oleh putrinya yang masih kecil, Ju Ae.
Mengenakan mantel kulit hitam, Kim yang menyeringai terlihat melambaikan tangan ke arah para pekerja berseragam, yang semuanya tampak antusias menyemangati dirinya dan Ju Ae.
Media pemerintah merilis gambar Kim menikmati resepsi bersama para pekerja NATA, pejabat tinggi militer dan politik, serta putri dan istrinya, Ri Sol Ju.
Anggota keluarga Kim dan peserta resepsi lainnya terlihat mengenakan kaus serasi bertuliskan "NATA" dalam bahasa Inggris.
Seluruh peserta "bersorak antusias dan mengucapkan terima kasih kepada bapak hebatyangakhirnya memastikan peluncuran sukses", kata KCNA.
Kim menunjukkan "cinta kebapakan terhadap ilmuwan luar angkasa", kata juru bicara negara.
Setelah peluncuran pada hari Selasa, Korea Selatan menangguhkan sebagian perjanjian militer lima tahun dengan Korea Utara dan mengerahkan "aset pengawasan dan pengintaian" ke perbatasan.
Pyongyang menanggapinya dengan menyebut tindakan Seoul "sembrono" dan mengatakan pihaknya juga akan menangguhkan perjanjian tersebut secara penuh, dan mengatakan pihaknya "tidak akan pernah terikat" lagi dengan perjanjian tersebut.
Para ahli mengatakan, menempatkan satelit mata-mata ke orbit akan meningkatkan kemampuan pengumpulan intelijen Korea Utara, khususnya di Korea Selatan, dan menyediakan data penting dalam setiap konflik militer.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Diskon Gila-gilaan! Naik Trans Jatim Cuma Rp81, Catat Tanggalnya
-
Marc Marquez Siap Kembali ke Jalur Juara MotoGP
-
Tinggi muka air Sungai Musi Palembang menurun
-
URI Dibentuk untuk Tingkatkan Kualitas SDM
-
Uni Eropa, AS dan Sekutunya Peringatkan Ancaman Aktivitas Siber Pekerja IT Korea Utara
-
Axis Nation Cup 2026 Digelar di 40 Kota, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar
-
Wakil Panglima TNI Tinjau Yon TP di Jawa Barat, Pastikan Kesiapsiagaan Tempur Satuan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.