Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gus Halim Berharap Percepat Pembangunan Daerah untuk Persiapkan Tahun Emas 2045

📅 Selasa, 21 Nov 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gus Halim Berharap Percepat Pembangunan Daerah untuk Persiapkan Tahun Emas 2045 Doc: kemendesa.go.id

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar, menyatakan pentingnya mempercepat pembangunan daerah untuk mempersiapkan Tahun Emas 2045.

"Kita berbagai langkah untuk melepaskan desa tertinggal dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM)," kata Mendes PDTT saat peringatan Hari Percepatan Pembangunan Daerah di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (17/11) malam.

Langkah pertama dengan mempercepat pembangunan jaringan WiFi agar desa tertinggal dapat mengakses internet. Meski sekarang desa tertinggal itu belum tersentuh jaringan WiFi, namun juga ada yang terdapat WiFi dengan bagus.

Kemendes PDTT berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI untuk pembangunan infrastruktur jaringan WiFi. Apabila, desa tertinggal itu tersentuh jaringan WiFi maka dipastikan bisa beroperasi digital dan salah satu media yang lebih efektif untuk bisa meningkatkan SDM.

Kemendes PDTT juga memiliki jaringan untuk pelatihan - pelatihan yang dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), dan hampir setiap pekan rutin menyelenggarakan dialog interaktif dengan warga di daerah-daerah tertinggal.

"Ini salah satu upaya untuk meningkatkan SDM di desa tertinggal itu," kata Gus Halim, demikian ia biasa disapa.

Menurut Gus Halim, langkah kedua melalui kehadiran langsung dari seluruhstakeholderyang ada di wilayah itu dapat berperan untuk meningkatkan SDM. Selain itu juga Kemendes PDTT memiliki balai-balai pelatihan masyarakat, misalnya di Papua.

Begitu juga Kemendes PDTT mendukungSustainable Development Goals(SDGs) untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan di desa. "Kami berharap usaha yang dilakukan Kemendes PDTT itu dapat melepaskan desa-desa tertinggal untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045," kata Gus Halim.

Mendes PDTT lalu meminta masyarakat mendukung bupati dan gubernur yang memiliki tugas berat untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan. Oleh karena itu, bersama-sama dengan bupati dan gubernur untuk menghilangkan kemiskinan di seluruh Banten. "Kita harus berjuang untuk menghapuskan kebodohan dan kemiskinan itu," kata dia.

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, menjanjikan tahun 2024 seluruh desa mendapatkan bantuan daya dukung untuk mempercepat pembangunan desa dengan memberikan biaya yang dialokasikan Pemprov Banten 60 juta rupiah dan tahun sebelumnya 15 juta rupiah. Pemerintah daerah pun telah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan daerah dengan berbagai program untuk mengentaskan desa tertinggal itu.

"Kami berharap bantuan dana bantuan desa itu dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat," kata Pj Gubernur Banten.

Sementara itu, Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, mengatakan saat ini desa tertinggal di daerah ini tercatat 78 desa dan satu desa sangat tertinggal yakni Desa Kanekes. "Kami berjuang untuk mempercepat agar Lebak terbebas dari daerah tertinggal itu," kata dia.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.