Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diajak Deklarasi Perang Informasi Hoaks

📅 Senin, 20 Nov 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diajak Deklarasi Perang Informasi Hoaks Doc: ANTARA/Diskominfo Kaltim
Ket. Deklarasi perang berita hoaks pada Expo Kesbangpol Milenial Go to Pemilu di Kota Samarinda.

Samarinda - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama dengan Badan Kesatuan Bangsa Provinsi Kalimantan Timur mengajak sejumlah elemen masyarakat melakukan deklarasi perang terhadap informasi hoaks atau berita bohong.

Deklarasi perang hoaks tersebut dilaksanakan pada Expo Kesbangpol Milenial Go to Pemilu di Kota Samarinda, Ahad.

Pembawa acara memandu masyarakat yang hadir untuk berteriak perang, ketika dia menyampaikan kata "berita hoaks"

"Berita hoaks," kata pembawa acara dan perang, perang, perang, kata masyarakat yang hadir di acara ekspo tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Kehumasan Diskominfo Kaltim Irene Yurianti menyampaikan informasi palsu mudah menyebar melalui media sosial dan berpotensi mempengaruhi pandangan dan situasi politik masyarakat.

Untuk menghindari penyebaran hoaks yang merugikan, masyarakat diminta untuk melakukan saring sebelum sharing atau S3.

"Dari pribadi masyarakat saat menerima informasi dari WhatsApp maupun media sosial lainnya harus S3," kataIrene Yurianti.

Ia mengatakan deklarasi Tangkal Hoaks ini menjadi langkah konkrit Diskominfo Kaltim dalam mengajak masyarakat turut serta menjaga keberlangsungan informasi yang benar dan berkualitas di era milenial menuju pemilu.

Sejumlah masyarakat menanggapi beragam deklarasi hoaks pada kegiatan ekspo tersebut.

"Kalau menurut saya ini bagus karena sekarang lagi hangat-hangatnya dan berita bohong itu memang sangat berbahaya, jadi ya bagus." ungkap Robi, salah satu peserta ekspo

Danun, salah satu peserta lainnya, menekankan dampak keresahan yang bisa diakibatkan oleh banyaknya berita hoaks.

"Menurut saya, banyaknya berita hoaks dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," ujarnya.

Lisa, seorang warga Sungai Dama yang hadir dalam ekspo tersebut, juga menyatakan keprihatinannya terhadap jumlah berita bohong yang semakin meluas.

"Sekarang ini banyak banget berita hoaks, rusuh banget. Ya, harusnya emang bagus untuk dideklarasikan seperti ini," ucapnya.

Pendapat lain dari warga sekitar yaitu Jeni menambahkan, perspektif mengenai tanggung jawab masyarakat dalam menghadapi informasi harus dibekali dengan kemampuan menyaring kembali informasi.

"Menurut saya, bahwa masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih berita. Kita harus jadi pembaca yang cerdas, berita harus dilihat dan dicek dulu kebenarannya," kata Jeni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.