Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinsos Gunungkidul Sosialisasi Pencegahan Perdagangan Orang ke Pelajar

📅 Senin, 20 Nov 2023, 13:25 WIB | Oleh:
Dinsos Gunungkidul Sosialisasi Pencegahan Perdagangan Orang ke Pelajar Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Bupati Gunungkidul Sunaryanta memberikan sosialisasi TPPO kepada pelajar di Saptosari.

Gunungkidul -- Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan sosialisasi pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kepada pelajar SMK Negeri 1 Saptosari untuk mencegah perdagangan orang di kalangan generasi muda.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Gunungkidul Asti Wijayanti di Gunungkidul, Senin, mengatakan bahwa daerah itu rentan menjadi sasaran masuknya TPPO, karena menjadi pusat tujuan wisata di Yogyakarta.

Selain itu, adanya jalur jalan lintas selatan (JJLS) yang terhubung dengan Bandara Internasional Yogyakarta menjadi kewaspadaan tersendiri.

"Harapan kami, siswa-siswi ini paham dan bisa bersikap dalam berkomunikasi, berinteraksi, sehingga tidak menjadi bagian dalam perdagangan orang," kata Asti.

Ia mengatakan alasan sosialisasi di SMK Negeri 1 Saptosari, karena sekolah ini berada di pesisir selatan yang memiliki kerentanan terhadap kasus perdagangan orang cukup tinggi.

"Tidak ada kasus perdagangan orang di Gunungkidul, namun perlu langkah antisipasi," kata Asti.

Kepala SMK Negeri 1 Saptosari Retno Wahyuningsih mengatakan sosialisasi ini sangat tepat diberikan bagi siswanya, apalagi siswa SMK Negeri 1 Saptosari kerap melakukan kegiatan hingga keluar wilayah Gunungkidul.

"Contohnya, penyelenggaraan PKL, dimana siswa berinteraksi dengan orang luar, ini akan menjadi modal untuk mereka agar tidak menjadi sasaran TPPO," katanya.

Retno menerangkan jalur jalan nasional yang melewati wilayah mereka dipastikan akan berdampak besar bagi perkembangan komunikasi anak-anak, sehingga edukasi informasi positif sudah seyogyanya dibangun sejak dini.

"Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Ada 1.171 siswa kami yang berasal dari pinggiran, tapi kami yakin mereka tidak termarjinalkan," katanya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan sosialisasi ini sebagai bentuk peran serta pemerintah dalam melindungi masyarakat, sehingga siswa mempunyai pemahaman dan literasi yang cukup akan bahaya TPPO tersebut.

"Semakin banyak literasi, akan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya siswa. Mereka mengetahui potensi yang dapat membuat anak-anak dapat terpapar perdagangan orang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.