Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Pemprov Sulteng dan BRIN Bersinergi Kembangkan Potensi Unggulan Daerah

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 17:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Pemprov Sulteng dan BRIN Bersinergi Kembangkan Potensi Unggulan Daerah Doc: ANTARA/HO-Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov
Ket. Pertemuan antara Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dengan Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi, di Jakarta.

Palu - Perkuat kolaborasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersinergi dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan potensi sektor unggulan yang dimiliki oleh Sulteng, demi menopang percepatan pembangunan daerah tersebut.

"Pengembangan sektor potensial tentu membutuhkan riset atau penelitian yang berkelanjutan, agar kebijakan dalam pengembangan potensi tepat sasaran," kata Gubernur Sulteng Rusdi Mastura, di Kota Palu, Ahad.

Rusdy Mastura mengakui telah bertemu dengan Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi, di Jakarta, membahas mengenai pelaksanaan riset - riset terhadap sektor unggulan Sulteng.

Gubernur menyampaikan bahwa Sulteng berkomitmen kuat untuk menjadi penyangga kebutuhan logistik Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Komitmen itu seiring dengan melimpahnya potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh daerah tersebut.

"Sulteng daerah kaya akan sumber daya alam pada sektor pertanian, perikanan dan kelautan, peternakan, pertanian, UMKM, serta energi sumber daya mineral," ucap Rusdy Mastura.

Gubernur mengakui, potensi - potensi tersebut dalam pengembangannya, harus ditopang dengan penelitian atau riset secara ilmiah, yang kemudian menjadi dasar dalam pengambilan keputusan atau kebijakan.

"Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan dari BRIN, agar bersama - sama melakukan riset terhadap potensi - potensi sektor unggulan tersebut dalam pengembangannya," ucapnya.

Gubernur mencontohkan, pada sektor peternakan terkait dengan penggemukan hewan ternak dan budidaya hewan ternak, dibutuhkan penelitian yang mendalam dan ilmiah.

"Metode inseminasi buatan, yang mengawinkan ternak lokal dengan ternak non-lokal, untuk menghasilkan ternak yang berkualitas. Tentu ini membutuhkan penelitian. Demikian juga pada sektor - sektor lainnya seperti perikanan dan kelautan, pertanian dan perkebunan," ujarnya.

Gubernur mengakui bahwa kebijakan intervensi yang dilakukan, tidak hanya pada aspek infastruktur dan sarana, melainkan pada aspek mutu produk, juga harus ditingkatkan.

"Oleh karena itu penelitian sangat penting dilakukan, agar kita tidak salah dalam mengembangkan potensi sektor unggulan," sebutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.