Keren, Pemprov Sulteng Gencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Minggu, 19 Nov 2023, 18:20 WIB

Palu - Keren, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus membiasakan masyarakat hidup sehat.

"Budaya hidup sehat harus dibangun, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina, di Kota Palu, Minggu.

Pemprov Sulteng telah melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi Germas tahun 2023 di Kota Palu. Rapat koordinasi itu diikuti oleh Bappeda, Dinas Kesehatan, Biro Kesejahteraan Rakyat, dan pemangku kepentinagan terkait.

Novalina mengatakan bahwa Germas bertujuan untuk membangun kebiasaan masyarakat hidup sehat, yang harus dilakukan dengan edukasi langsung kepada masyarakat.

"Edukasi tentang pentingnya hidup sehat harus terus digalakkan agar membudaya di Sulteng," katanya.

Oleh karena itu, ujar dia, selain pada aspek infrastruktur dan sarana, aspek non-fisik juga sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya hidup sehat.

"Hal ini perlu diperhatikan secara saksama oleh organisasi perangkat daerah terkait," ucapnya.

Dalam menggencarkan gerakan masyarakat hidup sehat, kata dia, organisasi perangkat daerah terkait harus mengedepankan tujuh langkah yaitu membiasakan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik/berolahraga, mengkonsumsi buah dan sayur setiap saat untuk membangun kesehatan tubuh.

Selain itu, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, melakukan cek kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban.

"Semoga teman-teman tim dapat merumuskan strategi dan cara-cara untuk mengatasi kendala dan meningkatkan Germaspada 2024 supaya betul-betul membudaya," kata Novalina.

Menurut dia, jika Germas sukses diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka perilaku hidup yang tidak sehat seperti merokok akan dijauhi masyarakat.

"Selain itu, biaya pengobatan akan semakin terpangkas karena kesehatan masyarakat sudah jauh meningkat. Kalau masyarakat sehat, maka produktivitas tinggi. Kalau produktivitas tinggi, pertumbuhan ekonomi ikut tinggi dan kesejahteraan makin meningkat," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.