Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PDDT Ajak untuk Percepat Pembangunan Daerah Persiapkan Tahun Emas 2045

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri PDDT Ajak untuk Percepat Pembangunan Daerah Persiapkan Tahun Emas 2045 Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar (tengah )memperingati Hari Percepatan Pembangunan Daerah di Kabupaten Lebak.

Lebak - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan pentingnya mempercepat pembangunan daerah untuk mempersiapkan Tahun Emas 2045.

"Kita berbagai langkah untuk melepaskan desa tertinggal dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM)," kata Mendes PDTT saat peringatan Hari Percepatan Pembangunan Daerah di Kabupaten Lebak, Jumat malam.

Langkah pertama dengan mempercepat pembangunan jaringan WiFi agar desa tertinggal dapat mengakses internet.

Meski sekarang desa tertinggal itu belum tersentuh jaringan WiFi, namun juga ada yang terdapat WiFi dengan bagus.

Kemendes PDTT berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI untuk pembangunan infrastruktur jaringan WiFi.

Apabila, desa tertinggal itu tersentuh jaringan WiFi maka dipastikan bisa beroperasi digital dan salah satu media yang lebih efektif untuk bisa meningkatkan SDM.

Kemendes PDTT juga memiliki jaringan untuk pelatihan - pelatihan yang dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), danhampir setiap minggu rutin menyelenggarakan dialog interaktif dengan warga di daerah-daerah tertinggal.

"Ini salah satu upaya untuk meningkatkan SDM di desa tertinggal itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, langkah kedua melalui kehadiran langsung dari seluruh stakeholder yang ada di wilayah itu dapat berperan untuk meningkatkan SDM.

Selain itu juga Kemendes PDTT memiliki balai-balai pelatihan masyarakat, misalnya di Papua.

Begitu juga Kemendes PDTT mendukung Sustainable Development Goals ( SDGs) untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan di desa.

"Kami berharap usaha yang dilakukan Kemendes PDTT itu dapat melepaskan desa-desa tertinggal untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045," kata Abdul.

Mendes PDTT meminta masyarakat dapat mendukung bupati dan gubernur yang memiliki tugas berat untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan.

Oleh karena itu, bersama - sama dengan bupati dan gubernur untuk menghilangkan kemiskinan di seluruh wilayah Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.