Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danrem Mamuju Waspadai Potensi Konflik Sosial Jelang Pemilu

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danrem Mamuju Waspadai Potensi Konflik Sosial Jelang Pemilu Doc: ANTARA/M Faisal Hanapi
Ket. Korem 142 Taroada Tarogau (Tatag) di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mewaspadai setiap potensi konflik menjelang pemilu 2024 di Mamuju, Jumat (17/11/2023).

MAMUJU - Korem 142 Taroada Tarogau (Tatag) di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mewaspadai setiap potensi konflik menjelang pemilu 2024.

Kepala Seksi Intel Korem 142 Tatag Mamuju, Kolonel Kavaleri, Ir Amran Wahid, ST, MM di Mamuju, Jumat (17/11), mengatakan Korem Mamuju telah berkoordinasi dan membentuk tim terpadu dalam melakukan penanganan konflik sosial jelang pemilu 2024.

Ia mengatakan segala potensi konflik sosial yang bisa terjadi di pemilu harus diwaspadai, untuk mendukung terciptanya pemilu 2024 yang aman dan damai.

Menurut dia, pengawasan terhadap adanya aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di Sulbar juga perlu dilakukan, hal itu untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat dan pada pemilu 2024.

"Aliran kepercayaan dan keagamaan yang tidak memiliki dasar yang jelas, namun terbentuk di masyarakat, akan menimbulkan perbedaan dan berujung pada timbulnya perselisihan yang dapat menimbulkan konflik di masyarakat pada pemilu 2024 yang mesti diwaspadai," katanya.

Oleh karena itu penganut aliran kepercayaan dan keagamaan di Sulbar, telah diimbau untuk berpedoman dan berdasar pada Pancasila sebagai ideologi bangsa.

"Karena jika aliran kepercayaan dan keagamaan ketika berpedoman pada Pancasila setiap masalah potensi konflik yang ditimbulkan akan dapat diselesaikan secara bersama, dengan cepat," katanya.

Ia juga menyampaikan pihaknya dalam mengawasi aliran kepercayaan dan keagamaan di Sulbar akan berpedoman pada Pancasila untuk menentukan mana aliran yang benar ataupun yang salah.

"Pencegahan konflik sosial di Sulbar tidak hanya mendengarkan potensi konflik, namun dilaksanakan dan dikerjasamakan untuk diselesaikan," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.