AS dan Mitra Indo-Pasifik Perlu Mengalibrasi Ulang Perundingan Perdagangan

Sabtu, 18 Nov 2023, 00:48 WIB

SAN FRANCISCO - Wakil Perwakilan Dagang Amerika Serikat, Sarah Bianchi, pada Kamis (17/11), mengatakan AS dan mitra Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) perlu bertemu kembali dan "mengalibrasi ulang" perundingan pilar perdagangan mereka pada awal tahun 2024 setelah tiga putaran perundingan dalam dua bulan terakhir gagal mencapai kesepakatan substansial.

Dikutip dari The Straits Times, Bianchi mengatakan dalam sebuah wawancara kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat akan mengumumkan kemajuan telah dicapai dalam pembahasan bab perdagangan IPEF, namun upaya tersebut akan terus berlanjut.

Ket. Foto: Pemerintah AS berniat menampilkan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik pada KTT APEC sebagai simbol keterlibatan kembali ekonomi AS di Asia. — Sumber: ISTIMEWA

"Kita harus melakukan kalibrasi ulang di tahun baru bersama mitra-mitra kita," kata Bianchi di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di San Francisco.

"Kami memiliki jalan yang sedikit berbeda untuk tahun depan dari yang kami perkirakan, karena beberapa bagian masih berjalan," katanya.

Kegagalan untuk menyelesaikan setidaknya beberapa bab dalam pilar perdagangan IPEF merupakan kemunduran bagi Presiden Joe Biden, yang menargetkan untuk menampilkan inisiatif tersebut selama KTT APEC sebagai simbol keterlibatan kembali ekonomi Amerika Serikat di Asia yang akan memberikan negara-negara penyeimbang terhadap hal tersebut. Pertumbuhan pengaruh perdagangan Tiongkok di wilayah tersebut.

Mempersulit Negosiasi

Bianchi mengakui bahwa politik pada tahun pemilu dapat mempersulit negosiasi pada tahun 2024. Perjanjian perdagangan Asia lainnya, Kemitraan Trans-Pasifik, gagal pada masa kampanye pemilu tahun 2016.

Senator Sherrod Brown, seorang Demokrat yang menghadapi persaingan ketat dalam pemilihan umum kembali di negara bagian industri Ohio, pekan lalu, menuntut agar Biden membatalkan pilar perdagangan dari inisiatif Indo-Pasifik.

Brown, pada Rabu, mengaku bertanggung jawab atas terhentinya pilar perdagangan IPEF dengan menekankan ketentuan ketenagakerjaan yang dapat ditegakkan.

"Beberapa negara, termasuk Vietnam dan Indonesia, telah menolak tuntutan AS agar standar hak-hak buruh ditegakkan melalui sistem penyelesaian perselisihan yang serupa dengan yang ada dalam perjanjian perdagangan AS-Kanada-Meksiko," sebut orang-orang yang mendapat penjelasan mengenai pembicaraan tersebut.

Bianchi mengatakan beberapa dari 12 negara IPEF lainnya dalam pembicaraan perdagangan "lebih memilih pendekatan yang berbeda" mengenai ketenagakerjaan dan lingkungan hidup, namun mereka mendukung kelanjutan negosiasi perdagangan. "Mitra berkomitmen terhadap pekerjaan ini. Mereka ingin prosesnya tetap berjalan," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa bahkan tanpa manfaat seperti pengurangan tarif, mitra IPEF melihat manfaat dari ketentuan mengenai praktik peraturan yang baik, fasilitasi perdagangan dan pertanian, yang akan membantu mendorong investasi pada perekonomian mereka.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

6 Cara Mudah Kurangi Kerutan di Wajah Tanpa Perlu Perawatan Mahal ke Klinik

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.