Biden Kembali Sebut Xi Jinping Diktator, Tiongkok Geram

Jumat, 17 Nov 2023, 10:03 WIB

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengecam komentar Presiden AS Joe Biden pada Kamis (16/11) yang menyebut Presiden Tiongkok Xi Jinping sebagai "diktator" untuk kedua kalinya tahun ini.

"Pernyataan ini sangat salah dan manipulasi politik yang tidak bertanggung jawab," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning kepada wartawan pada Kamis, seperti dikutip Politico dari Reuters.

Ket. Foto: Presiden AS Joe Biden berjalan bersama Presiden Tiongkok Xi Jinping sebelum pertemuan puncak di California Rabu (15/11). Biden tetap berpegang pada penilaian yang dia buat awal tahun ini bahwa Xi adalah seorang diktator. — Sumber: Politico/AFP/GI/Brendan Smialowski

Kemlu Tiongkok mengatakan, pihaknya "sangat menentang" pernyataan Biden, tanpa menyebut namanya. "Harus diperhatikan bahwa akan selalu ada beberapa orang dengan motif tersembunyi yang berupaya menghasut dan merusak hubungan AS-Tiongkok, mereka pasti akan gagal," katanya.

Pada Rabu, ketika ditanya wartawan apakah Biden masih percaya Xi adalah seorang diktator, Biden tetap berpegang pada penilaian yang dia buat awal tahun ini.

"Lihat, dia.Dia seorang diktator dalam artian dia adalah orang yang menjalankan negara yang merupakan negara komunis," kata Biden dalam konferensi pers, tepat setelah dia mengumumkan perjanjian mengenai sejumlah langkah membangun kepercayaan dengan mitranya dari Tiongkok.

Pernyataan Biden muncul setelah pertemuan empat jam dengan Xi, pertemuan pertama antara keduanya dalam setahun.

Biden melontarkan komentar serupa pada Juni lalu. Ia menyebut Xi sebagai seorang diktator ketika berbicara tentang balon mata-mata yang ditembak jatuh AS pada bulan Februari. Tiongkok menanggapi komentar diktator pertama Biden dengan menyebutnya "provokasi politik terang-terangan."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.