Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Galakkan Pemberian ASI Eksklusif Bagi Bayi di Bawah Enam Bulan

📅 Selasa, 14 Nov 2023, 16:20 WIB | Oleh:
BKKBN Galakkan Pemberian ASI Eksklusif Bagi Bayi di Bawah Enam Bulan Doc: ANTARA/ HO-Aprionis
Ket. Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso saat memeriksakan kesehatan pada layanan KB pada pencanangan Bakti Sosial Bangga Kencana Kesehatan 2023 di Pangkalpinang, Selasa (14/11).

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggalakkan kembali pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi di bawah enam bulan guna meningkatkan kualitas kesehatan dan menekan stunting.

"Saat ini tingkatkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi berumur enam bulan di Indonesia di bawah 70 persen," kata Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso saat membuka pencanangan Bakti Sosial Bangga Kencana Kesehatan 2023 di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan pemberian ASI eksklusif di bawah 70 persen karena masih banyak ibu-ibu yang memiliki bayi belum paham manfaat dari ASI tersebut.

Selain itu, menurutnya, ada keluhan dari ibu bahwa ASI-nya tidak keluar dan terakhir karena kesibukan pekerjaan ibu, sehingga tidak sempat memberikan ASI kepada anak mereka.

"Bagaimanapun ada cara bagi orang tua sibuk kerja ini untuk memberikan ASI kepada bayinya, misalnya si ibu bisa menampung air susunya untuk diberikan kepada bayinya," kata Sukaryo.

Dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif ini, kata dia, dibutuhkan gerakan bersama guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua untuk memberikan ASI kepada bayi mereka dari umur 0 hingga enam bulan.

"ASI ini adalah makanan yang sehat yang diberikan Tuhan Maha Kuasa dan orang tua jika ingin sehat bayinya harus memberikan ASI ini kepada anaknya," kata SukaryoTeguh Santoso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.