Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalteng Juara Umum Parade Tari Nusantara ke-39 di TMII

📅 Senin, 13 Nov 2023, 16:50 WIB | Oleh:
Kalteng Juara Umum Parade Tari Nusantara ke-39 di TMII Doc: ANTARA/HO-Humas TMII
Ket. Kontingen dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) saat menampilkan tariannya dalam ajang Parade Tari Nusantara Ke-39 di Gedung Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (12/11/2023). Sebanyak 15 provinsi menjadi peserta dalam ajang kebudayaan tersebut.

JAKARTA -- Kalimantan Tengah menjadi juara umum dalam Parade Tari Nusantara Ke-39 yang digelar di Gedung Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Minggu.

"Kontingen dari Kalteng menjadi juara umum. Mereka berhak mendapatkan piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta," kata Humas TMII Novera Mayang Sari ketika dikonfirmasi di Jakarta.

Penata tari terbaik diraih oleh Tris Sofiadari kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) dan penata musik terbaik diraih Franciscus Danielle yang juga dari kontingen Kalteng.

Penari asal Kalteng itu mengangkat judul "Panenden Bunu" yang menceritakan setiap suku di Kalimantan saling "habunu" (saling membunuh) atau balas dendam terhadap segala bentuk penyiksaan dan asang kayau yang pernah dilakukan.

Hal itu membuat Kalimantan dalam kondisi mencekam hingga di ujung Abad ke-19. Hingga suatu hari, seorang perempuan hendak ditumbalkan dalam sebuah ritual karena mereka "dianggal jipen" (budak).

Di tengah kekalutan itu, dari Desa Pahandut, muncullah sosok berwibawa penuh kebijaksanaan, Ngabe Anom Soekah dengan keberanian dan kewibawaan melalui diplomasi membebaskan perempuan tersebut sehingga menjadi manusia merdeka.

Hal ini semakin menambah keyakinan Ngabeh Soekah yang melahirkan sebuah gagasan
adanya perdamaian besar Suku Dayak untuk "manendenbunu" (menghentikan saling membunuh).

Harapan perdamaian itu ada karena telah mengakar dalam filosofi hidup yang kasih terhadap sesama, patuh pada yang kuasa dan selaras harmoni dengan semesta seperti batang haring pohon kehidupan Suku Dayak.

Direktur Utama TMII Claudia Ingkiriwang mengatakan, para peserta yang mewakili masing-masing provinsi merupakan putra-putri terbaik yang sudah melalui tahapan seleksi di wilayahnya.

"Jadi, peserta di seleksi tingkat kota/kabupaten, sesudah itu dikompetisikan tingkat daerah. Lalu jika menang peringkat satu daerah akan mewakili untuk ke Jakarta," kata Claudia di sela-sela kegiatan itu.

Ke-15 kontingen itu berasal dari Provinsi Kalimantan Timur, Bangka Belitung, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Bengkulu, Sulawesi Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, Riau, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

Dia bersyukur kegiatan rutin per tahun itu dalam kembali digelar mengingat pada 2020-2022 sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

Terakhir digelar pada 2019 lalu dengan juara umum Parade Tari Nusantara Ke-38 diraih oleh Provinsi DKI Jakarta.

Penyelenggaraan Parade Tari Nusantara kali ini berbeda dengan sebelumnya karena menampilkan hasil kreasi baru, tetapi tetap berpijak pada seni dan budaya masing-masing daerah.

Sehingga, lanjut dia, setiap tarian hasil kreasi baru yang ditampilkan tetap menjadi cerminan dan keberagaman etnis, adat istiadat dan sejarah dalam budaya masyarakat Indonesia.

"Mereka mengkreasikan tariannya, namun tetap ada unsur tradisi yang ditata ulang. Dikoreo ulang dengan cerita yang sangat menarik, musik, kostum, bagus sekali," kataClaudia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.