Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahakarya Picasso 'Woman with A Watch' Terjual 139 Juta Dolar AS

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahakarya Picasso 'Woman with A Watch' Terjual 139 Juta Dolar AS Doc: yahoolife
Ket. Mahakarya Pablo Picasso, "Woman with a Watch", dijual seharga 139,3 juta dolar AS pada Rabu (8/11) malam oleh rumah lelang Sotheby's di New York.

NEW YORK - Salah satu mahakarya Pablo Picasso "Woman with a Watch" dijual seharga 139,3 juta dolar AS pada lelang Rabu (8/11) malam oleh rumah lelang Sotheby's di New York. Harga tertinggi kedua yang pernah diraih sang maestro.

Lukisan tahun 1932 itu menggambarkan salah satu sahabat dan inspirasi seniman Spanyol, pelukis Prancis Marie-Therese Walter, dan bernilai lebih dari 120 juta dolar sebelum ditutup, menurut Sotheby's.

Lukisan itu adalah bagian dari penjualan khusus Sotheby minggu ini atas koleksi Emily Fisher Landau, pelindung seni New York, yang meninggal tahun ini di usia 102 tahun.

Julian Dawes, kepala seni impresionis dan modern di rumah lelang itu menyebut kanvas Picasso sebagai "mahakarya dalam segala hal".

"Dilukis pada tahun 1932 -- 'annus mirabilis' karya Picasso -- penuh dengan kegembiraan dan penuh gairah, namun pada saat yang sama lukisan itu benar-benar dipertimbangkan dan diselesaikan," katanya.

Walter dianggap sebagai "inspirasi emas" Picasso, dan ditampilkan dalam karyanya yang lain yang akan dilelang pada hari Kamis di Christie's: "Femme endormie," atau "Sleeping Woman", diperkirakan terjual seharga 25-35 juta dolar AS.

Walter bertemu Picasso di Paris pada 1927, ketika Picasso masih menikah dengan penari balet Rusia-Ukraina Olga Khokhlova, dan ketika Walter berusia 17 tahun.

Dia juga tampil dalam "Femme assise pres d'une fenetre (Marie-Therese)", yang dijual pada 2021 seharga 103,4 juta dolar oleh rumah lelang Christie's.

Pada 2021, Sotheby's juga menjual karya Picasso lainnya yang menampilkan Walter, seharga 103 juta dolar. Pasangan itu memiliki seorang putri yang meninggal tahun lalu.

Lima puluh tahun setelah kematiannya pada 1973 dalam usia 91 tahun, Picasso tetap menjadi salah satu seniman paling berpengaruh di dunia modern, dan sering dipuji sebagai seorang jenius yang dinamis dan kreatif.

Namun setelah gerakan #MeToo melawan pelecehan dan penyerangan seksual, reputasinya ternoda oleh tuduhan bahwa ia melakukan kekerasan terhadap wanita yang berbagi kehidupan dengannya dan menginspirasi karya seninya.

Sotheby's berharap mendapatkan meraih hasil penjualan sekitar 400 juta dolar untuk koleksi Landau, yang juga mencakup karya Jasper Johns, Willem de Kooning, Mark Rothko, dan Andy Warhol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.