Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LPS Sebut Simpanan di Atas Rp5 Miliar Tumbuh 7,82 Persen  

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 16:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
LPS Sebut Simpanan di Atas Rp5 Miliar Tumbuh 7,82 Persen   Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Direktur Group Riset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Herman Saheruddin saat memaparkan materi dalam Media Workshop di Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/11/2023).

BANDUNG - Direktur Group Riset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Herman Saheruddin mengungkapkan, persentase jumlah simpanan dengan nominal di atas Rp5 miliar tumbuh 7,82 persen pada September 2023.

Secara rinci berdasarkan golongan pemilik, dana pihak ketiga (DPK) di atas Rp5 miliar yang berasal dari korporasi swasta sebesar 49,14 persen, perseorangan sebesar 17,92 persen, BUMN dan BUMD 11,46 persen, pemerintah pusat dan daerah 11,78 persen, dan golongan lainnya sebesar 9,70 persen.

"Ini korporasi swasta di atas 49,14 persen, BUMN dan BUMD 11,46 persen, ini kalau dijumlah sekitar 60 persen, ditambah pemerintah daerah 11,78 persen. Jadi Rp5 miliar itu kebanyakan dari korporasi," kata Herman dalam Media Workshop LPS di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/11).

Simpanan dengan nominal di atas Rp5 miliar tahun ini dinilai mengalami pertumbuhan yang fluktuatif. Hal itu tercermin dari pertumbuhan pada Juli yang tercatat sebesar 7,69 persen, Agustus 6,79 persen, serta September 7,82 persen.

Tidak seperti pada periode COVID-19 yang bertumbuh dua digit, Herman menilai pertumbuhan simpanan di atas Rp5 miliar tahun ini menandakan ada kecenderungan para nasabah yang kembali memanfaatkan dananya untuk investasi pascapandemi

Hal tersebut menunjukkan ada pemulihan serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional."Kalau dulu pada saat COVID-19, simpanan di atas Rp5 miliar korporasi itu tumbuh tinggi banget karena mereka tidak investasi," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa menjelang tahun politik, angka pertumbuhan simpanan di atas Rp5 miliar masih menunjukkan pertumbuhan fluktuatif yang wajar.

"Jadi fluktuasi di sini masih wajar. Belum memberikan indikasi yang kuat apakah investasi akan tetap kuat atau wait and see tapi paling tidak menunjukkan bahwa pertumbuhannya sedikit wajar," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.