- Home
-
- Megapolitan
-
- Insentif Fiskal untuk Maka...
Insentif Fiskal untuk Makanan Tambahan
Rabu, 08 Nov 2023, 04:00 WIBBEKASI - Kementerian Keuangan menyerahkan insentif fiskal sebesar 5,7 miliar kepada Pemkab Bekasi. Uang ini diberikan karena Bekasi berhasilmenurunkan angka prevalensi penyakit tumbuh kembang (stunting).
"Dana insentif fiskal tersebut selanjutnya akan dipergunakan untuk program pemberian makanan tambahan anak kurang gizi ataupun stunting," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, di Cikarang, Senin. Dia mengatakan berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 angka prevalensi stunting Kabupaten Bekasi mencapai 21,5 persen. Sedangkan tahun 2022 turun menjadi 17,8 persen.
"Karena angka penurunan stunting tersebut, kita mendapat insentif dari Kemenkeu," jelas Alamsyah. Alamsyah menyebutkan penggunaan dana bantuan berupa insentif fiskal untuk intervensi stunting ini dilakukan agar penanganananak dilakukan secara lebih optimal. Dengan begitu, diharapkan angka prevalensi stunting bisa semakin turun.
"Penggunaan dana supaya penurunan stunting di Kabupaten Bekasisemakin signifikan. Jadi kalau pemerintah pusat menargetkan angka prevalensi stunting 14 persen pada tahun 2024, Bekasi dapat mewujudkannya tahun ini. Tahun depan bisa semakin turun," ucapnya.
Staf Ahli Bupati Bekasi Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Manusia, Agus Budiono, memastikan angka prevalensi stunting tahun ini menurun dari tahun-tahun sebelumnya. "Memang belum dapat dipastikan angkanya karena belum dirilis dari SSGI. Tapi informasinya angka stunting turun dari 17,8 persen tahun lalu, menjadi 13,4 persen saat ini. Hanya, angka ini masih fluktuatif," jelas Agus.
- makanan
- Stunting
- Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
- pemkab bekasi
- kabupaten bekasi
- Tekan Angka Stunting
- Cegah Stunting
- Penanganan Stunting
- Percepatan Penurunan Stunting
- Insentif Fiskal
- Kementerian Keuangan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dilema Energi Eropa: Belanda Tetap Impor LNG dari Russia
-
Dorong UMKM Naik Kelas, ASDP Ramaikan Inabuyer 2026
-
Pemkab Bogor Efisiensi BBM ASN 44,06 Persen Lewat Kebijakan WFH dan Carpooling
-
Kucurkan Rp100 Miliar, Pemkab Bekasi Fokus Tuntaskan Titik Rusak Jalur Inspeksi Kalimalang
-
PWI Pusat Imbau Penyelesaian Sengketa Pers Mengedepankan Mekanisme Dewan Pers
-
Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting di Singkawang Lewat Berbagai Program
-
Pemprov Banten Kaji Investasi Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Industri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.