Tangerang Stabilkan Pasokan Pangan

Selasa, 07 Nov 2023, 04:00 WIB

TANGERANG - Gerakan pangan murah (GPM) digelar di 13 kecamatan Kota Tangerang untuk menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok yang mulai naik saat ini. "Gerakan pangan murah ini langkah strategis untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muhdorun, di Tangerang, Senin (6/11).

Dia mengatakan ini, saat memantau pelaksanaan GPM di halaman kantor Kecamatan Larangan. Muhdorun menuturkan GPM dilaksanakan 6-29 November di 13 kecamatan secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Ket. Foto: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhdorun saat memantau pelaksanaan gerakan pangan murah di Halaman Kantor Kecamatan Larangan, Senin. — Sumber: ANTARA/HO-DKP

GPM menyediakan berbagai kebutuhan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, daging, tepung, cabai, dan bawang dengan harga terjangkau. Misalnya, harga beras medium 5 kilogram 52 ribu. Sedangkan di pasaran 55.000 sampai 65.000.

Kemudian telur satu kilogram dijual 25.000 yang di pasar 27.000. Demikian pula dengan cabai yang satu kilogram mencapai 80 ribu, dijual 72.000. Sayang bedanya tidak seberapa. "Ini bedanya hanya sedikit ya," ujar salah satu warga dari Larangan, Indah (40). Dia mengharap harga berbeda secara signifikan. "Kalau telur hanya beda 2.000, apa artinya," keluh dia.

Muhdorun menjelaskan, bekerja sama dengan Bulog, Paskomnas, Yomas, Prima Freshmart, dan perusahaan-perusahaan lainnya untuk menyukseskan GPM dengan menyediakan stok kebutuhan pokok. Meski dikeluhkan warga karena perbedaan yang tidak signifikan, Muhdorun mengeklaim, GPM berhasil meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

"Itu terlihat, puluhan masyarakat berbondong-bondong menghabiskan stok selama GPM dilakukan," ujar Muhdorun. Warga bernama Eri, mengharap GPM dapat terus dilakukan secara lebih rutin lagi. Indah berharap ke depan GPM berharap perbedaan harganya lebih signifikan.

Antisipasi Banjir

Kesibukan lain Kota Tangerang adalah pekerjaan mengantisipasi banjir karena hujan sudah turun. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah menyiagakan ratusan personel dan perahu karet untuk mengantisipasi banjir.

Kepala Pelaksana BPBD, Maryono Hasan, mengatakan persiapan penanganan bencana telah disiagakan. Sebanyak 300 personel disiagakan secara shift selama 24 jam penuh. Selain itu, juga diadakan koordinasi dengan eksternal seperti BMKG dan petugas Pintu Air Batu Belah terkait aliran air kiriman dari Bogor.

BPBD juga telah mendata dan mengecek ulang sarana prasarana pendukung penanganan bencana. Saat ini ada 24 kendaraan, terdiri pemadam, tangki air, kendaraan berat, dan operasional. "Selain itu, BPBD juga sudah menyiagakan 16 perahu, 24 pompa alkon, dan 100 lebih pelampung," ujar Maryono.

Untuk mengatasi banjir permukiman, BPBD akan mengoptimalkan peran kampung tangguh bencana di 65 kelurahan rawan banjir. Mereka adalah Kecamatan Periuk, Neglasari, Jatiuwung, Cipondoh, Pinang, Ciledug, dan Kecamatan Karang Tengah.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.