Ikan Berserakan di Pantai Mukomuko, Ini Tanggapan dari Dinas Perikanan
Senin, 06 Nov 2023, 00:14 WIBMukomuko - Dinas Perikanan Kabupaten MukomukoProvinsi Bengkulu memberikan tanggapan mengenai adanya ikan yang berserakan di pantai di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan MukomukoKota.
"Ada siklus musiman, sekarang ini musim ikan sehingga hasil tangkapan luar biasa, baik ikan yang punya nilai jual maupun yang tidak punya nilai jual. Dalam kondisi seperti itu kadang-kadang ikan yang nilai ekonomis kurang memang dibuang," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Edy Aprianto di Mukomuko, Minggu.
Ia mengatakan sekarang ini sedang musim ikan sehingga jumlah tangkapan nelayan berlebih dibandingkan hari biasanya.
Sehingga diduga banyak ikan hasil tangkapan nelayan yang disortir di tengah laut yang kemudian terbawa ombak hingga ke pantai wilayah itu.
Ia memastikan tidak ada fenomena alam lain yang menjadi penyebab ikan berserakan di pantai itu.
"Ikan yang berserakan di pinggir pantai itu kemungkinanbukan karena masalah lain selain dibuang," ujarnya.
Ia menyebutkan ikan yang nyangkut di jaring penangkap ikan itu ada yang nilai ekonomis tinggi dan ada yang nilai ekonomis rendah.
Edy menjelaskan, pada saat melepaskan ikan dijaring sekalian ikan yang nilai ekonomis rendah disortir, sambil di pinggir dia melepaskan ikan tersebut.
"Kalau saran kami, walaupun nilai jual kecil tetap punya harga, kan bisa untuk ikan kering dan ikan rucah untuk bahan pembuat pakan ternak tapi itu kembali ke penangkap ikan untuk memanfaatkan rezeki dari Tuhan," ucapnya.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman mengatakan nelayan diduga membuang ikan jenis maco.
"Kalau mereka membawa pulang ikan itu mereka tidak bisa menjualnya karena tidak laku dijual," ujarnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kenaikan harga ikan laut di Palu
-
Impor Laut Diancam Stop, Ketegangan Tiongkok–Jepang Ancam Stabilitas Asia Timur
-
Kemenimipas: 15.235 Warga Binaan se-Indonesia Dapat Remisi Khusus Natal 2025
-
Pendakian Gunung Tambora Ditutup Sementara, Ini Alasannya
-
BGN: Kasus Keracunan di Program MBG Terjadi karena SPPG Abaikan SOP
-
Konflik Berujung Tragis! Ratusan Siswa MTs Al-Washliyah Sumut Dipaksa Belajar di Tenda
-
Komdigi dan Indosat Latih ASN Muda Kuasai AI untuk Perkuat Reformasi Pelayanan Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.