Korban Tewas Akibat Gempa Nepal Terus Bertambah, Data Terkini 128 Orang

Sabtu, 04 Nov 2023, 10:14 WIB

KATHMANDU - Helikopter dan pasukan darat bergegas membantu orang-orang yang terluka di distrik barat laut Nepal yang diguncang gempa sebelum tengah malam Jumat (3/11). Gempa menewaskan sedikitnya 128 orang dan melukai puluhan lainnya, kata para pejabat Sabtu (4/11).

Dilaporkan Associated Press, jumlah korban tewas diperkirakan akan bertambah mengingat komunikasi terputus di banyak tempat, menurut pihak yang berwenang.

Ket. Foto: Korban selamat duduk di koridor rumah sakit distrik Jajarkot setelah gempa dangkal hari Jumat di Nepal. — Sumber: AFP/Balkumar Sharma

Saat fajar menyingsing, helikopter penyelamat terbang ke wilayah tersebut untuk membantu dan pasukan keamanan di lapangan sedang menggali korban luka dan tewas akibat reruntuhan, kata juru bicara kepolisian Nepal Kuber Kadayat.

Pasukan membersihkan jalan dan jalur pegunungan yang terhalang tanah longsor akibat gempa. Helikopter menerbangkan pekerja medis dan obat-obatan ke rumah sakit di sana.

Perdana Menteri Pushpa Kamal Dahal juga terbang dengan helikopter bersama tim dokter. Dahal memimpin pemberontakan komunis bersenjata pada 1996-2006 yang dimulai dari distrik-distrik yang dilanda gempa.

Di Kabupaten Jajarkot, pusat gempa, 92 orang dipastikan tewas dan 55 lainnya luka-luka, kata Kadayat.

Gempa tersebut menewaskan sedikitnya 36 orang di distrik tetangga Rukum, di mana banyak rumah runtuh, dan sedikitnya 85 orang yang terluka telah dibawa ke rumah sakit setempat, katanya.

Petugas keamanan bekerja sama dengan penduduk desa sepanjang malam dalam kegelapan mengevakuasi korban tewas dan terluka dari rumah-rumah yang roboh.

Gempa yang terjadi ketika banyak orang sedang lelap tertidur di rumah mereka, juuga terasa di ibu kota India, New Delhi, yang berjarak lebih dari 800 kilometer (500 mil) jauhnya.

Survei Geologi AS (USGS) menyebutkan gempa tersebut berkekuatan awal 5,6 dan terjadi pada kedalaman 11 mil. Pusat Penelitian & Pemantauan Gempa Bumi Nasional Nepal mengatakan pusat gempa berada di Jajarkot, sekitar 400 kilometer timur laut ibu kota Nepal, Kathmandu.

Gempa bumi biasa terjadi di pegunungan Nepal.Gempa bumi berkekuatan 7,8 pada tahun 2015 menewaskan sekitar 9.000 orang dan merusak sekitar 1 juta bangunan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.