- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Tetap Fokus pada Indo-P...
AS Tetap Fokus pada Indo-Pasifik meski Ada Tantangan Global Lain
Sabtu, 04 Nov 2023, 00:00 WIBWASHINGTON - Menteri Luar Negeri, Antony Blinken, pada Kamis (2/11), mengatakan Amerika Serikat (AS) tetap fokus pada Indo-Pasifik meskipun ada tantangan global lainnya.
Dikutip dari The Straits Times, Blinken mengungkapkan itu ketika ia bersiap untuk pergi ke Asia setelah perjalanan ke Timur Tengah di tengah konflik Israel-Hamas.
Blinken berangkat ke Israel minggu ini untuk melakukan pembicaraan mengenai konflik Timur Tengah dan akan singgah di Yordania sebelum menuju ke Jepang untuk bertemu dengan rekan-rekan G7 dan pembicaraan bilateral dengan pejabat Jepang serta singgah di Korea Selatan dan India. Perjalanan ini berlangsung hingga 10 November.
"Perjalanan Menteri Luar Negeri AS ke kawasan ini menunjukkan komitmen abadi kami dan fokus pada Indo-Pasifik, bahkan di tengah tantangan global lainnya," kata diplomat AS untuk Asia Timur, Daniel Kritenbrink, kepada wartawan saat mengulas perjalanan Asia tersebut.
Kritenbrink mengatakan Blinken akan menghadiri pertemuan para menteri luar negeri G7 di Tokyo dan melakukan pembicaraan terpisah dengan Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida dan Menteri Luar Negeri, Yoko Kamikawa.
"Kami mengantisipasi diskusi dalam pertemuan tersebut akan fokus pada peristiwa di Timur Tengah, dukungan untuk Ukraina, kerja sama di Indo-Pasifik, berbagai masalah bilateral dan tentu saja, kerja sama trilateral juga dengan (Korea Selatan)," ujarnya.
Isu Paling Mendesak
Kritenbrink mengatakan Jepang telah menjadi ketua G7 yang "luar biasa" dan "menjaga agar G7 tetap fokus pada isu-isu paling mendesak baik secara global maupun regional".
Dia tidak menjawab ketika ditanya apakah dia yakin G7 akan dapat menyetujui pernyataan tegas mengenai konflik Israel-Hamas.
Ketika ditanya apa yang akan dikatakan Blinken kepada negara-negara Asia tentang pembicaraannya pekan lalu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, Kritenbrink yakin mereka ingin melihat Washington "secara bertanggung jawab mengelola persaingan kita dengan Tiongkok".
"Komitmen kami terhadap Indo-Pasifik tetap bertahan," katanya.
"Dan fokus mendasar diplomasi kami di Indo-Pasifik tetap memperkuat hubungan kami dengan sekutu, mitra, dan teman, serta meningkatkan kapasitas kolektif mereka, kapasitas bersama kami untuk mendukung tatanan internasional berbasis aturan," tuturnya.
Diplomat utama AS untuk Asia Selatan, Donald Wu, mengatakan upaya untuk memajukan demokrasi dan hak asasi manusia akan menjadi agenda dalam pembicaraan antara menteri luar negeri dan pertahanan AS dan India, serta perluasan kerja sama kami di bidang energi bersih, kontraterorisme, kecerdasan buatan, luar angkasa, dan manufaktur semikonduktor.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Demi Laga Persita Tangerang vs Persija Jakarta, 1.403 Personel Diterjunkan Amankan Pertandingan
-
Banjir Terjang 13 Desa di Lima Kecamatan di Bima, Ratusan Rumah Terendam
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Teheran Pertimbangkan Pulihkan Internet secara Bertahap
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.340.000 per Gram
-
Kelompok Hezbollah Hancurkan Tank Merkava Israel dengan Rudal Kornet
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.