• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Budi Tegaskan Masalah 'Stu...

Budi Tegaskan Masalah 'Stunting' Harus Diselesaikan Seluruh Komponen Bangsa

Rabu, 01 Nov 2023, 06:40 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan permasalahanstunting(gangguan pertumbuhan pada anak) di Indonesia tidak dapat diselesaikan jika hanya mengandalkan program pemerintah, tapi juga harus didorong melalui program dan gerakan yang dibentuk oleh masyarakat.

"Masalah kesehatan sebesarstuntingini di seluruh Indonesianggakmungkin bisa diselesaikan dengan pendekatan program pemerintah. Ini harus membangun gerakan yang dimiliki oleh seluruh komponen bangsa," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (30/10).

Ket. Foto: — Sumber: kemkes.go.id

Menkes menyebutkan gerakan bersama dari segenap komponen bangsa dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Hal tersebut juga mencakup upaya pencegahanstuntingdalam kerangka menyongsong bonus demografi yang diprakirakan akan dimulai pada tahun 2030 mendatang.

Dia berharap kolaborasi yang dibangun oleh masyarakat dapat menjadi gerakan organik dari tingkat pusat hingga ke akar rumput sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Keterlibatan aktif berbagai lembaga non pemerintah, seperti dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi profesi, lembaga filantropi, mitra pembangunan, lembaga swadaya masyarakat, dan lainnya diharapkan bisa menjadi faktor pendorong entasnyastuntingdi Indonesia," kata dia.

Dalam keterangan yang sama, Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin meminta program dan gerakan yang dilaksanakan sejalan dengan program yang dilaksanakan pemerintah. Koordinasi harus dilakukan secara intensif dengan kementerian, lembaga teknis, dan pemerintah daerah (pemda) diperlukan untuk menghindari tumpang tindih antar program.

Selain itu, dia menyebutkan program harus dilaksanakan di lokasi prioritas yang tinggi prevalensistunting, atau jumlah anakstuntingagar dapat membantu menurunkan prevalensi secara signifikan dan tepat sasaran.

"Program berbentuk aksi nyata yang menyasar kelompok prioritas sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh kelompok tersebut," kata Wapres.

Lebih lanjut, Wapres Ma'ruf mengatakan, strategi keberlanjutan meski disusun sejak awal pelaksanaan program, sehingga masyarakat bersama pemda dapat melanjutkan inisiatif yang baik tersebut. Adapun penerima manfaat dan pelaku di tingkat masyarakat, sebaiknya ditempatkan sebagai pelaku utama pelaksanaan program.

"Libatkan mereka dalam setiap tahapan pelaksanaan sehingga muncul rasa memiliki dan kebanggaan dari masyarakat," kata dia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut berupaya mengentaskanstuntingdi Indonesia melalui 11 intervensi spesifik yang berfokus pada masa sebelum lahir (remaja putri dan ibu hamil), serta masa setelah lahir (bayi dan balita).

Selain itu, upaya deteksi dan intervensi dini pada balita dengan berat badan tidak naik dan kurang, serta gizi kurang juga dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) lokal kaya protein hewani, edukasi dan praktik makan bergizi, serta pemantauan pertumbuhan rutin. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.