Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, KCIC Klaim Promo Tiket 'Whoosh' Dongkrak Pengunjung Lokasi Wisata

📅 Selasa, 31 Okt 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, KCIC Klaim Promo Tiket 'Whoosh' Dongkrak Pengunjung Lokasi Wisata Doc: ANTARA/HO-KCIC
Ket. Ilustrasi - Penumpang Kereta Cepat "Whoosh".

Jakarta - Keren, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengklaim diberlakukannya promo tiket Kereta CepatWhooshmampu mendongkrak jumlah pengunjung di sejumlah lokasi wisata di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat.

KCIC menghadirkan sejumlah promo gratis masuk ke destinasi wisata di Bandung dengan menggunakan tiket Kereta CepatWhoosh. Promo yang ditawarkan kepada penumpang berupafree entryke destinasi wisata Dusun Bambu, Farmhouse, Floating Market Lembang, dan The Great Asia Africa.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi dalam keterangan di Jakarta, Senin menjelaskan kehadiran promo dengan destinasi wisata di Bandung ini mendapat respons baik dari penumpang.

Hal itu terbukti dengan banyaknya penumpang yang telah memanfaatkan promo yang disediakan untuk mengunjungi destinasi wisata populer di wilayah Bandung Raya.

"SejakWhooshberoperasi dan promo destinasi wisata dibuka, sejumlah lokasi wisata yang sudah bekerja sama mengakui adanya peningkatan pengunjung, hal tersebut terlihat berdasarkan data dari lokasi wisata yang mencatat jumlah penumpang yang memanfaatkan promo dengan memperlihatkan tiketWhooshuntukfree entry. Secara total jumlahnya mencapai lebih dari 2.500 penumpang," ungkapnya.

KCIC menyebut bagi masyarakat yang ingin mendapatkan promo itu, cukup tunjukkan tiket Kereta CepatWhooshbaik berupa fisik maupun QR Code ke petugas di destinasi wisata yang telah bekerjasama dengan KCIC.

Adapun, satu tiket hanya berlaku untuk satu orang dan bisa digunakan ke seluruh destinasi yang tertera. Tiket berlaku sampai dengan H+15 setelah keberangkatan perjalanan Kereta CepatWhooshdan promo tersebut berlaku hingga Oktober 2024.

Dwiyana menyebutkan kerja sama dengan destinasi wisata tersebut secara tidak langsung meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Bandung dan sekitarnya.

"Hal ini menjadi salah satu bukti jika kehadiran Kereta CepatWhooshbukan hanya membantu mobilitas masyarakat namun juga memberikan dampak pergerakan ekonomi dan wisata," kata Dwiyana.

Selain pebisnis dan pelajar, KCIC mengungkapkan wisatawan juga menjadi salah satu target pasar dari Kereta CepatWhoosh.

Banyak penumpang yang berwisata ke Bandung di hari yang sama dengan menggunakan kereta paling pagi dari Stasiun Halim dan pulang kereta malam dari arah Stasiun Padalarang maupun Stasiun Tegalluar.

Namun, KCIC juga menyebut ada pula penumpang yang pulang di hari yang berbeda, di mana hal tersebut juga akan membantu dalam hal peningkatan okupansi hotel di wilayah Bandung.

"Selain itu, banyaknya restoran, kafe, dan wisata kuliner juga terbantu adanya dengan kehadiranWhoosh. Hal tersebut terlihat dari banyaknya penumpang yang membawa oleh-oleh khas Bandung selama dalam perjalanan atau mem-postingkegiatannya sedang makan siang di Bandung, dan kembali ke Jakarta di sore atau malam hari," ujar Dwiyana,

KCIC, kata dia, saat ini juga sedang mempersiapkan kerja sama dengan berbagai destinasi wisata daneventlainnya yang nantinya akan mendapatkan promo khusus dengan menunjukkan tiket Kereta CepatWhoosh.

KCIC juga terus terbuka bagi pihak-pihak yang ingin berkolaborasi dalam hal peningkatan pelayanan kepada penumpang dan berdampak positif bagi perekonomian dan pariwisata daerah.

"Kehadiran Kereta CepatWhooshtidak hanya untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara saja. Namun, dengan tingginya jumlah penumpang ke destinasi wisata, juga akan menggerakkan roda ekonomi serta peningkatan pariwisata bagi wilayah yang dilalui Kereta CepatWhoosh," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.