Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bentuk Komnas HI, Ganjaran Buruh Berjuang Ingin Ciptakan Harmonisasi dan Kondusivitas Hubungan Industrial

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bentuk Komnas HI, Ganjaran Buruh Berjuang Ingin Ciptakan Harmonisasi dan Kondusivitas Hubungan Industrial Doc: istimewa
Ket. sukarelawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) melalui pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial (Komnas HI) demi penguatan industri nasional dan kesejahteraan buruh.

SUBANG - Terciptanya Harmonisasi dan Kondusivitas Hubungan Industrial yang melibatkan banyak pihak memiliki peran penting guna meningkatkan produktivitas pekerja maupun perusahaan.

Hal inilah yang ingin didorong oleh sukarelawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) melalui pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial (Komnas HI) demi penguatan industri nasional dan kesejahteraan buruh.

Ketua Umum GBB, Lukman Hakim menjelaskan selayaknya episentrum relawan buruh, pihaknya ingin membangun solusi lima tahun ke depan tentang segala persoalan ketenagakerjaan.

Ini diungkapkan Lukman usai mengunjungi PT Lestari Busana Anggun Mahkota, Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (27/10) dalam kegiatan "GBB Goes to Pabrik".

Di sisi lain, pembentukan Komnas HI juga untuk menjembatani dan mendorong komitmen pasangan Ganjar-Mahfud untuk menyejahterakan kaum buruh di Indonesia.

"Kami mengusung pembentukan komisi Nasional hubungan industrial sehingga ini bisa menjadi solusi kelembagaan untuk memudahkan aplikasi dan pembuatan regulasi terkait dengan visi misi Pak Ganjar di sektor industri maupun kesejahteraan buruh," jelas Lukman.

Segala upaya telah dilakukan GBB untuk mewujudkan harmonisasi dan kondusivitas hubungan industrial.

Mulai dari Forum Musyawarah Hubungan Industrial (FMHI), penandatanganan kesepahaman dengan manajemen, HRD, dan buruh, hingga kunjungan ke pabrik.

GBB, lanjut Lukman, akan tegak lurus dan mendukung pelbagai visi misi maupun program Ganjar-Mahfud, khususnya di bidang kesejahteraan buruh, ketersediaan 17 juta lapangan kerja, hilirisasi industri, hingga industrialisasi 5.0.

"Karena Komisi Nasional Hubungan Industrial kami bentuk, kami usulkan bentuk prinsipnya adalah untuk penguatan industri nasional dan kesejahteraan buruh," kata Lukman.

"Maka melalui Komnas HI ini visi misi Pak Ganjar di sektor industri industrial hilirisasi, dan sektor hubungan industrial dan kesejahteraan buruh bisa diaplikasikan secara cepat," tukas dia.

HRD PT Lestari Busana Anggun Mahkota, Ikrom Marthajumda mendukung pembentukan Komnas HI untuk menjaga hubungan industrial yang baik dan harmonis antara buruh, manajemen, HRD, investor dan pemerintah.

"Bagus dalam hubungan komunikasi ya, hubungan industrial ini karena selama ini kita hanya memakai 'LKS Bipartit' ataupun 'Triparti' tapi setidaknya kalau misalkan manajemen dan buruh bisa diprakarsai dengan adanya GBB" jelas Ikrom.

Sebagai informasi, GBB mengunjungi PT Lestari Busana Anggun Mahkota untuk mendengar keluh kesah para buruh serta memperkuat jaringan konsolidasi pemenangan Ganjar - Mahfud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.