Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangani Stunting, Kementerian ESDM Gandeng Perusahaan Tambang

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 14:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangani Stunting, Kementerian ESDM Gandeng Perusahaan Tambang Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah) menghadiri peresmian program intervensi stunting menuju generasi emas bersama PT Vale Indonesia Tbk di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/10/2023).

BANDUNG - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng 6.000 lebih perusahaan tambang untuk berkolaborasi mengenai percepatan penurunan angka prevalensi stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) di Indonesia.

"Ada lebih 6.000 perusahaan pertambangan yang memang juga sudah menyediakan program-program CSR untuk bisa mengalihkannya membantu program penurunan stunting di Indonesia," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif pada peresmian program intervensi stunting menuju generasi emas bersama PT Vale Indonesia Tbk di Kabupaten Bandung Jawa Barat, Jumat (27/10).

Dia menjelaskan, perusahaan tambang baik milik negara maupun swasta sangat penting untuk turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stunting, terutama kepada kelompok sasaran percepatan penurunan stunting.

Sehinggadengan program yang akan dilakukan oleh ribuan perusahaan tambang ini mampu untuk mencegah stunting. Mengingat bayi dan balita yang hidup di zaman ini akan menjadi bagian dari Visi Indonesia Emas 2045.

"Nah untuk itukita perlu didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni, yang tangguh, kuat, dan cerdas sehingga bisa berkompetisi di level global," katanya.

Arifin menambahkan, satu di antaranya yang telah melaksanakan program percepatan stunting yakni PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) yang telah berkomitmen untuk mendukung program tersebut.

Arifin Tasrif lebih lanjut meminta kepada PTVI untuk melakukan program percepatan stunting di enam daerah di Indonesia.

"Demikian juga perusahaan-perusahaan pertambangan lainnya akan kita turunkan untuk menggapai daerah-daerah yang diinformasikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang masih memiliki tingkat stunting yang tinggi," katanya.

CEO PT PTVI Febriany Eddy memastikan program tersebut akan berkelanjutan untuk mendukung upaya pemerintah menekan angka prevalensi stunting di Indonesia.

"Program kami sampai Februari 2024, kita kerja sama karena misi perusahaan kami pembangunan berkelanjutan, yang mana kami percaya kerja sama erat antara pemerintah dengan masyarakat dan swasta sangat penting," katanya.

Ia menjelaskan, dalam menjalankan program ini, pihaknya tidak hanya memberikan asupan gizi yang layak. Tetapi juga berkolaborasi bersama ahli gizi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Yang terpenting adalah edukasi, karena kalo pemberian makanan gizi saja tanpa edukasi tidak akan berkelanjutan," kata Febriany Eddy.??

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.