Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Terus Melemah, Pagi Ini Rp15.907 per Dolar AS

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Terus Melemah, Pagi Ini Rp15.907 per Dolar AS Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Mandiri (Persero), Jakarta, Selasa (31/1/2023).

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (26/10) pagi, melemah sebesar 0,23 persen atau 37 poin menjadi Rp15.907 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.870 per dolar AS.

Analis pasar mata uang Lukman Leong memperkirakan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (26/10), sebagai dampak dari kenaikan imbal hasil obligasi AS menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal III/2023 pada malam ini.

"(Rupiah diperkirakan) berkisar Rp15.850-Rp15.950 per dolar AS," ujar dia ketika dihubungi Antara di Jakarta, Kamis.

Lukman mengatakan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik tipis, melanjutkan pergerakan menuju level tertinggi dalam 16 tahun sebesar 5 persen yang sempat ditembus pada awal pekan.

Imbal hasil obligasi 10 tahun terakhir berada di 4,9506 persen pada Rabu (25/10). Adapun Data PDB AS kuartal III/2023 diperkirakan akan tumbuh kuat 4,3 persen.

"Pidato Powell (Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell) semalam juga cenderung sedikit lebihhawkish. Tidak ada data ekonomi dari Tiongkok hari ini, ekonomi Tiongkok yang masih di bawah harapan akan terus menekan mata uang regional dan Asia, termasuk rupiah," ungkap Lukman.

Pidato tersebut merupakan yang terakhir bagi The Fed sebelum periodelockdownmenjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) minggu depan

Memasuki Jumat (27/10), investor tertuju data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index AS yang diprediksi meningkat 0,3 persen month to month (MoM) dan 3,7 persenyear on year (YoY).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.