Pelaku Bisnis Jaga Kepercayaan Konsumen
Kamis, 26 Okt 2023, 10:43 WIBJAKARTA - Pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan melambat tahun ini karena dibayangi sejumlah risiko global. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu dunia bisnis di Tanah Air sehingga mendorong pelaku usaha melakukan inovasi produk agar sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1 persen pada 2023, lebih rendah dibandingkan capaian pada 2022 sebesar 5,31 persen. Sebagai catatan, pada kuartal I-2023, ekonomi tumbuh 5,04 persen secara tahunan (yoy) kemudian meningkat tipis menjadi 5,17 persen pada kuartal II-2023.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengakui, untuk mencapai target pertumbuhan itu tidak akan mudah karena menghadapi banyak tantangan akibat ketidakpastian global. "Kita tidak dalam keadaan baik-baik saja," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
Kondisi ekonomi yang tidak menentu itu memaksa pelaku bisnis, termasuk di sektor otomotif, berinovasi untuk menciptakan produk sehingga bisa diterima konsumen. Adapun penerimaan masyarakat untuk produk kendaraan Daihatsu terus membaik. Hal tersebut dilihat dari peningkatan penjualan dan market share yang terus meningkat di sejumlah wilayah Nusantara.
"Kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan Daihatsu selama sembilan bulan pertama tahun ini menunjukkan trend yang baik. Itu terlihat dari penjualan kendaraan Daihatsu yang mengalami peningkatan sebesar 6,2 persen dibandingkan 2022," kata Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono kepada wartawan, Rabu (25/10).
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari-September 2023, penjualan ritel Daihatsu mencapai 149.625 unit atau naik 6,2 persen dibandingkan periode sama 2022 sebesar 140 ribu unit. Dari pencapaian itu, pangsa pasar penjualan ritel Daihatsu secara nasional mencapai sebesar 20,1 persen.
Dari total penjualan itu, model terlaris adalah Sigra dengan penjualan sebanyak 48.128 unit atau berkontribusi sekitar 32,2 persen dari total penjualan ritel Daihatsu. Tempat kedua adalah Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 32.874 unit (22 persen). Posisi ketiga adalah Terios dengan penjualan 19.670 unit (13,1 persen).
"Kami berharap seiiring dengan perkembangan pasar otomotif Indonesia, Daihatsu juga semakin dapat memberikan penawaran dan layanan yang terbaik," tutur Tri Mulyono.
Tren Kenaikan
Tren kenaikan itu juga terlihat dari penjualan di GIIAS 2023 di Semarang yang digelar 18-22 Oktober 2023. Menurut Tri Mulyono, di ajang GIIAS 2023 Semarang kali ini, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 105 unit atau naik 4 persen dibandingkan penjualan di GIIAS Semarang tahun lalu. Tri Mulyono menambahkan, berdasarkan data registrasi kepolisian, sampai Agustus 2023, pasar otomotif di Jawa Tengah mengalami pertumbuhan 3 persen dibandingkan 2022.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Kemacetan di Selat Hormuz Bahayakan Kelompok Rentan Dunia
-
Candi Borobudur Targetkan 83.000 Orang Pengunjung saat Libur Lebaran
-
Pemkot Bogor: Tugu Kujang Siap Direkomendasikan Jadi Cagar Budaya di Usia ke-50 Tahun
-
Kelompok Hezbollah Hancurkan Tank Merkava Israel dengan Rudal Kornet
-
Ternyata Kartu Jakarta Pintar Laku Digadaikan, Gubernur Pramono Cari Solusi
-
Laporan AwanPintar.id: Infrastruktur IT Indonesia Banyak Jadi 'Zombie' Pengirim Malware
-
Nahas! Niat Bersihkan Sumur Seorang Warga Malah Tewas, Basarnas Jambi Berhasil Evakuasi Korban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.