Pelemahan Masih Berlanjut
Jumat, 20 Okt 2023, 10:28 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi kembali melanjutkan pelemahannya jelang akhir pekan ini. Rupiah diperkirakan kembali tertekan oleh penguatan dollar AS akibat kekhawatiran gagal bayar sektor properti di Tiongkok dan ekspektasi hawkish (agresif) dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed.
Melihat berbagai perkembangan tersebut, Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (20/10), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 15.800-15.870 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Kamis (19/10), melemah sebesar 85 poin atau 0,54 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.815 rupiah per dollar AS.
Analis Bank Woori Saudara BWS Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi peningkatan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan risiko geopolitik perang Palestina melawan Israel.
"(Kondisi geopolitik tersebut memberikan) risiko meningkatnya inflasi akibat kenaikan harga minyak. Akibatnya, investor akan risk off dengan mengalihkan investasi ke aset safe haven," kata dia di Jakarta, kemarin.
Adapun obligasi pemerintah AS 10 tahun naik 4,9 basis poin (bps) menjadi 4,896 persen. Di sisi lain, rupiah melemah juga dipengaruhi kenaikan suku bunga BI-7 Day Reverse Repo Rate menjadi 6 persen atau sebesar 0,25 basis poin (bps) dari 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG BI).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
Kampanye Hidup Sehat bagi Masyarakat di Ambon
-
YKI Ingatkan Bahaya Vape pada Remaja, Banyak Orang Tua Tak Sadar Anak Terpapar Nikotin
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.