- Home
-
- Luar Negeri
-
- Parlemen Australia akan Be...
Parlemen Australia akan Bersidang Setelah Referendum Gagal
Senin, 16 Okt 2023, 12:08 WIBSYDNEY - Parlemen Australia akan bersidang untuk pertama kalinya pada Senin (16/10) sejak kegagalan referendum untuk pengakuan Suku Pribumi yang bisa berakibat melemahnya kekuasaan Perdana Menteri Anthony Albanese.
Lebih dari 60 persen warga Australia memilih "Tidak" pada referendum Sabtu (14/10) lalu terkait rencana untuk mengakui keberadaan penduduk pribumi dalam konstitusi, serta membentuk badan penasehat yang akan memberikan nasihat kepada parlemen mengenai masalah-masalah yang menyangkut masyarakat.
Albanese telah mempertaruhkan modal politik yang besar dengan menyatakan "Ya" pada pemungutan suara, sementara Partai Liberal yang beroposisi menentangnya.
Dia akan berhadapan dengan pemimpin Partai Liberal Peter Dutton selama waktu tanya jawab parlemen pada pukul 14.00. pada hari Senin (0300 GMT).
Akibat dari kegagalan referendum tersebut adalah kemunduran besar bagi upaya rekonsiliasi dengan masyarakat asli di negara tersebut dan merusak citra Australia di mata dunia mengenai cara mereka memperlakukan mereka.
"Kerusakan akibat pemungutan suara pada Sabtu tersebut akan sangat parah," demikian menurut sebuah editorial di Sydney Morning Herald pada Senin.
Australian Financial Review, surat kabar ekonomi terbesar di negeri tersebut, menyebut hasil referendum tersebut sebagai "menyakitkan" bagi masyarakat pribumi dengan populasi sekitar 3,8 persen dari total populasi dan mengalami penindasan dan diskriminasi sejak diduduki Inggris Raya pada 1788.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Orang Miskin di Pekalongan Dibantu Memiliki Rumah
-
Pemkab Natuna Siapkan Lahan 20 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Wilayah Perbatasan
-
BPS Mencatat Harga Beras Masih Naik di 116 Kabupaten/Kota pada Awal Oktober
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk ke-3 Setelah Kinshasa Kongo dan Kuching Malaysia
-
Si Jago Merah Mengamuk di Senen, 50 Rumah Dihantam Api di Gang Sempit Kramat Pulo
-
Pelepasan 25 Tukik Penyu Hijau demi Menjaga Ekosistem Laut Wakatobi
-
Harga Emas Antam Naik Rp80.000 Menjadi Rp2,725 Juta/Gr pada Kamis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.