Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Minta Warga Waspadai Kebakaran

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 20:14 WIB | Oleh:
Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Minta Warga Waspadai Kebakaran Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun memadamkan api yang membakar lahan kering di dekat rumah warga saat musim kemarau.

MADIUN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun mengimbau warga setempat mewaspadai potensi kebakaran yang meningkat seiring semakin tingginya suhu di lingkungan sekitar saat memasuki puncak musim kemarau.

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono mengatakan puncak musim kemarau menjadikan suasana lingkungan sangat kering dan panas sehingga mudah memicu terjadinya kebakaran, terlebih jika ada titik atau percikan api.

"Musim kemarau menjadikan lingkungan panas dan rawan kebakaran. Bahkan, tren tahun ini meningkat kasus kebakaran dibanding tahun kemarin, naiknya 100 persen," ujarnya di Madiun, Ahad.

Berdasarkan data Satpol PP dan Damkar setempat, sejak Januari hingga 13 Oktober, tercatat ada 91 kejadian kebakaran di Kota Madiun.

Adapun rinciannya, 67 kebakaran lahan dan kebun, 19 kebakaran bangunan maupun rumah, dua kebakaran kendaraan roda empat, serta tiga kejadian kebakaran akibat instalasi listrik.

"Selama Januari hingga Desember tahun lalu, jumlah kebakaran di Kota Madiun hanya 46 kasus, yaitu 18 kebakaran lahan, serta masing-masing delapan kejadian kebakaran bangunan dan instalasi listrik," katanya.

Adapun penyebab kebakaran di antaranya karena kelalaian manusia. Selain itu suhu panas ekstrem akibat fenomena El Nino juga berdampak pada tingginya kasus kebakaran di wilayah setempat.

"Jadi penyebabnya didominasi karena kelalaian dari masyarakat, selain itu juga faktor alam," ujarnya.

Karena itu ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ketika selesai membakar sampah, api harus benar-benar dipastikan sudah padam.

Sosialisasi kepada masyarakat juga gencar dilakukan dengan harapan peristiwa kebakaran dapat diminimalisasi. Adapun saat ini Satpol PP dan Damkar Kota Madiun memiliki delapan unit damkar, yang selalu siaga ketika sewaktu-waktu terjadi bencana kebakaran.

Pihaknya juga melakukan pelatihan penanggulangan dan penanganan bencana kebakaran. Diharapkan dengan memiliki sikap waspada, warga lebih sigap dan cermat dalam mencegah dan menangani bencana kebakaran.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.