Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membeludak, Sebanyak 18.537 Warga Jatim Daftar Jadi Pegawai Kemenkumham

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 22:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membeludak, Sebanyak 18.537 Warga Jatim Daftar Jadi Pegawai Kemenkumham Doc: ANTARA/HO-Kanwilkumham Jatim
Ket. Pelaksanaan verifikasi calon pegawai di Kemenkumham.

Surabaya - Sebanyak 18.537 orang warga Jawa Timur (Jatim) mendaftar calon pegawai negeri sipil yang akan bertugas sebagai penjaga tahanan atau sipir lapas atau rutan yang ada di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Manusia (Kemenkumham).

"Alhamdulillah tim kami telah menyelesaikan proses verifikasi dokumen sesuai tenggat waktu yang diberikan oleh panitia seleksi nasional (panselnas) calon aparatur sipil negara (CASN)," ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim Heni Yuwono di Surabaya, Sabtu.


Menurut Heni, jumlah pelamar di Jatim termasuk salah satu yang tertinggi yakni mencapai delapan persen dari jumlah pelamar Kemenkumham secara keseluruhan yang mencapai 231.109 orang pelamar.

"Antusiasme dari masyarakat ini tentunya harus kami respon dengan baik, yaitu dengan memberikan pelayanan terbaik dalam proses seleksi yang transparan," katanya.

Terkait kelulusan peserta, Heni belum bisa memberikan jawaban karena hal tersebut merupakan kewenangan dari panselnas.

"Tunggu saja nanti pengumumannya akan dilakukan terpusat oleh badan kepegawaian negara (BKN)," kata Heni.

Namun, kata dia, dapat dipastikan proses seleksi menjadi penjaga tahanan di Jatim sangatlah ketat mengingat formasi yang ada tahun ini juga relatif kecil.

Ia mengatakan, untuk penjaga tahanan pria formasi yang dibuka sebanyak 89 orang saja. Namun, yang mendaftar formasi tersebut mencapai 14.995 orang.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk penjaga tahanan perempuan, formasi yang ada malah semakin kecil yaitu tiga orang saja. Namun, pelamar mencapai 3.526 orang.

"Kompetisi di formasi penjaga tahanan perempuan memang sangat tinggi, untuk satu formasi saja diperebutkan sekitar 1.175 orang, sedangkan untuk penjaga tahanan pria, satu orang harus berkompetisi dengan 170 orang lain untuk dapat lolos," ujarnya

Ia memastikan seluruh proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan tidak ada pungutan sepeserpun untuk peserta.

"Seluruh tahapan seleksi CASN Kemenkumham 2023 gratis, jika ada yang menjanjikan bisa meloloskan dapat dipastikan penipuan, dan jangan ragu melaporkan kepada kami," kata Heni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.