Dana Desa Harus Maksimal Gali Potensi Kearifan Lokal
Sabtu, 14 Okt 2023, 01:40 WIBJAKARTA - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto Purnomo Putro menegaskan dana desa dapat menjadi kail untuk menggali potensi kearifan lokal agar pendapatan asli desa meningkat.
"Dana desa seharusnya hanya jadi kail dan alat bagi pemerintahan desa untuk menggali potensi desa sesuai kearifan lokal sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih baik bagi desa," kata Eko dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/10).
Pemerintah saat ini sedang berupaya meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD). Program ini kerja sama antara Pemerintah RI dan Bank Dunia (World Bank).
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi pendapatan asli desa tahun 2021 terhadap total penerimaan desa sebesar 2,59 persen. Dana desa dan alokasi dana desa mempunyai kontribusi yang lebih besar. "Desa masih tergantung pada transfer," ujarnya.
Untuk membantu pemerintah desa, kata Eko, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (pemda) bisa mendorong pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Bantuan tersebut, katanya, antara lain dalam bentuk hibah atau akses permodalan, pendampingan teknis, akses ke pasar, dan memprioritaskan BUMDes dalam mengelola sumber daya alam desa.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang
-
Dukung Transisi Energi, Proyek PLTS 100 GW Tahap I akan Diresmikan Presiden di Bali
-
AHY Sebut 5 Bendungan Baru Jadi Kunci Ketahanan Pangan, Air, dan Energi Nasional.
-
Hadapi Musim Kemarau, Petani Lebak Kembangkan Tanaman Sayuran
-
Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker
-
Luncurkan Magister Hukum, BINUS University Fokuskan Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Tuntaskan Verifikasi, PBNU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara Muktamar Ke-35 NU
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.