Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Sosialisasikan Pemanfaatan DAU

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Sosialisasikan Pemanfaatan DAU Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka kegiatan menyosialisasikan kebijakan penghitungan dan arah penggunaan dana alokasi umum (DAU) tahun 2024 di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jabar, Kamis (12/10/2023).Sumber penerimaan daerah dari pemerintah pusat baik DAU, dana alokasi khusus, maupun dana desa dimanfaatkan secara optimal guna menunjang keberlanjutan pembangunan daerah,peluang meningkatkan penerimaan daerah dari dana alokasi umum sangat terbuka mengingat ada formula baru didasarkan pada jumlah unit layanan publik yang disediakan pemerintah daerah ujar Dani Ramdan.

BEKASI - Kebijakan penghitungan dan arah penggunaan dana alokasi umum (DAU) tahun 2024 untuk meningkatkan penerimaan daerah mulai disosialisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini dibuka Bupati Bekasi Dani Ramdan. Acara dihadiri para asisten dan kepala perangkat daerah terkait. Kegiatan sosialisasi yang amat penting ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

"Pemerintah daerah sejauh ini terus berupaya meningkatkan sumber-sumber dana pembangunan, termasuk penerimaan daerah dari DAU," kata Dani saat membuka kegiatan tersebut di Cikarang, Bekasi, Kamis (12/10).

Dia mengatakan, sumber penerimaan daerah dari pemerintah pusat baik DAU, dana alokasi khusus, maupun dana desa, dimanfaatkan secara optimal guna menunjang keberlanjutan pembangunan daerah. Diharapkan tak sepeser pun yang tidak digunakan untuk kepentingan rakyat.

Lebih jauh Dani menyatakan, peluang meningkatkan penerimaan daerah dari dana alokasi umum sangat terbuka. Hal ini terutama mengingat ada formula baru didasarkan pada jumlah unit layanan publik yang disediakan pemerintah daerah.

"Semakin banyak unit layanan publik yang kita siapkan, maka DAU-nya juga akan meningkat," ucapnya. Dani mengaku dibantu Bapenda Provinsi Jawa Barat untuk melakukan penghitungan terbaru dana alokasi umum 2024. Dasar yang menjadi sumber penghitungan menggunakan data Badan Pusat Statistik.

Hal itu dilakukan mengingat pemerintah daerah belum melakukan pembaruan secara lengkap menyangkut dana unit layanan publik daerah Bekasi. "Dengan memakai data BPS saja, DAU kita naik 15,6 persen untuk tahun 2024. Apalagi kalau datanya lebih lengkap lagi," katanya.

Dani menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengumpulkan data unit layanan publik sehingga dapat digunakan untuk menentukan penghitungan dana alokasi umum yang diterima pemerintah daerah pada tahun 2025 mendatang.

"Segera kumpulkan data unit layanan publik secara lengkap karena ini menentukan penerimaan daerah tahun 2025," ujar Dani. Dia mengingatkan bahwa semakin banyak peningkatan pendapatan, maka program prioritas pembangunan daerah yang selama ini masih menjadi fokus bisa lebih cepat terealisasi. Dengan begitu, manfaatnya juga segera dinikmati masyarakat Bekasi.

Cegah Pungli

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga berupaya mencegah praktik pungutan liar atau pungli dalam proses penempatan pekerja. Surat Edaran Bupati Bekasi mengenai pelaporan pungli calon peserta pelatihan dan magang telah diterbitkan. Langkah ini dalam upaya mencegah praktik pungli dalam proses penempatan pekerja.

Menurut Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Widi Mulyawan, surat edaran tersebut sudah disampaikan kepada pemimpin perusahaan, lembaga pelatihan, dan agen penyalur tenaga kerja.

"Jadi surat edaran ini disebarkan dengan tujuan atau sifatnya pencegahan agar tidak sampai terjadi praktik pungutan liar kepada masyarakat," katanya.

Widi mengatakan, pemerintah daerah mengeluarkan surat edaran menyusul maraknya informasi mengenai dugaan praktik pungli oleh lembaga pelatihan dan penyalur tenaga kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.