Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Berbalik Melemah

📅 Kamis, 12 Okt 2023, 09:26 WIB | Oleh:
Berpotensi Berbalik Melemah Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Penguatan rupiah terhadap dollar AS kemarin diperkirakan bersifat terbatas sehingga berpeluang berbalik melemah, hari ini (12/10). Pelaku pasar tetap menanti notulensi rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed meskipun sejumlah pejabatnya menyatakan sikap dovish (moderat) terkait normalisasi moneter ke depan.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi melihat para pelaku pasar menunggu risalah pertemuan kebijakan the Fed untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai prospek suku bunga acuan ke depan. Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (12/10), bergerak fluktuatif sebelum berakhir melemah di kisaran 15.670-15.750 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam penutupan perdagangan, Rabu (11/10), ditutup menguat sebesar 39 poin atau 0,25 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.700 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara BWS Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi pernyataan the Fed yang dovish (moderat), terkait kemungkinan suku bunga acuan yang akan bertahan hingga akhir tahun.

"Pergerakan rupiah hari ini diprediksi menguat di kisaran perdagangan 15.700-15.740, dipengaruhi oleh penurunan yield obligasi pemerintah AS dan pernyataan The Fed yang dovish," kata dia ketika dihubungi di Jakarta, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.