Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Upaya Pencegahan Perkawinan Anak dan Atasi Stunting

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 05:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Upaya Pencegahan Perkawinan Anak dan Atasi Stunting Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Ket. Pj Ketua PKK Sulsel Sofha Marwah gelar silaturahmi danonitoring Program PKK di Kabupaten Gowa, Sabtu, (7/10/2023).

Makassar - Pj Ketua TP PKK Sulsel Sofha Marwah Bahtiar, dalam kunjungan kerja dan monitoring program PKK di Kabupaten Gowa, Sulsel menekankan pencegahan perkawinan anak dan upaya percepatan penurunan stunting di daerah itu.

"Angka perkawinan anak di Sulsel masih tinggi, ini harus menjadi perhatian bersama. Kita punya tagline, 20 - 23. Usia 20 tahun untuk perempuan, dan 23 untuk laki-laki. Ini usia ideal untuk perkawinan," kata Sofha Marwah, pada acara Silaturahmi dan Monitoring Program PKK di Kabupaten Gowa, Sabtu.

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor sehingga angka perkawinan anak di Sulsel cukup tinggi. Seperti faktor budaya, pergaulan bebas, hingga kurangnya sosialisasi terkait dampak perkawinan anak, baik secara sosial, ekonomi, hingga kesehatan.

Sofha Marwah juga menaruh perhatian yang cukup besar terkait penanganan stunting dan gizi buruk.

Menurutnya, langkah percepatan penurunan stunting harus dilakukan dengan memaksimalkan rumah gizi, dan pengawasan terhadap ibu hamil untuk mencegah lahirnya anak stunting baru.

"Di Sulsel, angka prevalensi stunting 27 persen. Secara nasional, kita ditargetkan pada angka 14 persen. Ini sulit dilakukan, tapi saya yakin jika kita bersama-sama, maka bisa dicapai," ujarnya.

Sebagai mitra pemerintah, Sofha Marwah juga menitipkan agar PKK Gowa turut mensukseskan program yang diinisiasi Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Yakni Gerakan budidaya pisang untuk ketahanan pangan, dan Gerakan Menanam 10 Pohon Cabai di setiap rumah tangga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan, mengatakan, kedatangan Pj Ketua TP PKK Sulsel merupakan kesempatan baik untuk mensinergikan programnya dengan PKK Sulsel.

Priska kemudian memaparkan sejumlah program PKK yang telah dilaksanakan oleh Pokja I hingga Pokja IV. Diantaranya, pengajian rutin, sosialisasi administrasi kependudukan, narkoba, dan cegah perkawinan anak. Adapula Gelari Pelangi, pangan lokal untuk cegah stunting, dan sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kapasitas kader.

Ia juga melaporkan kondisi perkawinan anak dan anak stunting di Kabupaten Gowa. Dimana, pada periode Januari - Juli 2023, terdapat 29 kasus perkawinan anak. Angka stunting juga cukup tinggi, mencapai 33 persen. Namun, pihaknya sedang berupaya melakukan percepatan penurunan stunting melalui 38 rumah gizi yang ada di Kabupaten Gowa, serta melengkapi fasilitas Posyandu.

Dalam silaturahmi dan monitoring ini, Sofha Marwah didampingi Priska Paramita Adnan meninjau sejumlah UMKM dan produk unggulannya, yang merupakan binaan TP PKK Gowa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.