Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meksiko Tolak Rencana AS Bangun Tembok Perbatasan Baru

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meksiko Tolak Rencana AS Bangun Tembok Perbatasan Baru Doc: ANTARA/REUTERS/JOSE LUIS GONZALEZ
Ket. Arsip - Imigran pencari suaka berjalan dekat dinding perbatasan setelah menyeberangi Sungai Rio Bravo, di El Paso, Texas, Amerika Serikat, terlihat dari Ciudad Juarez, Meksiko, Rabu (6/4/2022).

MEXICO CITY - Meksiko pada Kamis (5/10) menolak rencana AS untuk membangun bagian dinding baru di perbatasan kedua negara dalam pertemuan dengan pejabat tinggi di ibu kota Meksiko untuk membahas persoalan imigrasi dan keamanan.

Sebelum melakukan pembicaraan dengan para pejabat AS termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengutuk rencana dinding terbaru itu sebagai "langkah mundur".

Di tengah bertambahnya jumlah orang menyeberang ke AS dari Meksiko, pemerintah AS mengatakan akan membangun bagian tambahan pada dinding perbatasan di Starr County, Texas, berarti melanjutkan kebijakan utama pemerintahan mantan presiden Donald Trump.

Dalam pembicaraan itu, para pejabat berjanji untuk meningkatkan kerja sama memerangi perdagangan obat terlarang, kejahatan terorganisasi dan untuk meringankan tekanan migrasi di perbatasan.

Setelahnya, Menteri Luar Negeri Meksiko Alicia Barcena menggarisbawahi penolakan Meksiko terhadap dinding tersebut.

"Kami percaya pada membangun jembatan, bukan dinding," kata Barcena ketika berbicara dalam konferensi pers bersama Blinken dan Mayorkas.

Lopez Obrador telah memuji Presiden AS Joe Biden karena tidak lagi membangun dinding perbatasan selama pemerintahannya.

Penghalang itu telah menjadi topik pertentangan utama antara AS dan Meksiko selama pemerintahan mantan presiden Trump.

Pemerintah AS mengatakan bahwa langkah yang diambil pada Kamis itu tidak menyimpang dari kebijakan Biden yang menentang pembangunan dinding tetapi anggaran yang telah dialokasikan selama pemerintahan Trump di 2019 harus dihabiskan di tahun ini.

Barcena mengatakan anggaran itu tidak harus digunakan untuk membangun dinding.

"Saya mengerti bahwa tidak harus dibangun dinding, bisa dengan membangun teknologi, bisa dengan membangun instalasi lain. Saya pikir ini yang dengan baik hati dijelaskan oleh Menteri Mayorkas, karena kami dengan jelas telah menyatakan penolakan kami," ujarnya.

Delegasi AS telah menjelaskan mengenai situasi penganggaran dan tindakan ini tidak mencerminkan kebijakan pemerintahan saat ini, lanjutnya.

Namun, 2024 adalah tahun pemilu di AS dan Meksiko sehingga muncul kembalinya isu dinding perbatasan ini dapat menjadi poin pembicaraan penting di kedua sisi perbatasan.

Lopez Obrador menyalahkan kelompok sayap kanan ekstrem Partai Republik untuk menekan pemerintahan Biden yang berasal dari Partai Demokrat, untuk menyetujui pembangunan bagian baru dari dinding perbatasan.

Blinken mengatakan telah melakukan "pembicaraan yang sangat positif dan produktif" dengan Lopez Obrador dan menyatakan keyakinan bahwa Meksiko akan membantu AS dalam masalah opioid fentanyl, yang diproduksi secara ilegal dan merupakan penyebab utama overdosis, menurut otoritas kesehatan AS.

Selama pertemuan dengan Lopez Obrador, Blinken berterima kasih atas upaya Meksiko sebelum pelaksanaan ekstradisi pada 15 September atas Ovidio Guzman, anak dari gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman yang dipenjara, menurut juru bicara Departemen Dalam Negeri Matthew Miller.

Pejabat AS menyebut bahwa Ovidio dan beberapa saudaranya merupakan penyelundup fentanyl besar ke AS. Meski demikian, selebaran di sepanjang jalan yang muncul pekan ini menyatakan bahwa Guzman bersaudara telah melarang produksi dan penjualan fentanyl di kediaman mereka di daerah Sinaloautara.

Siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas masalah fentanyl masih diperdebatkan.

Menteri Keamanan Meksiko Rosa Icela Rodriguez mengatakan dalam konferensi pers bahwa Meksiko tidak memproduksi fentanyl dan hanya menjadi titik transit untuk perjalanan obat itu ke utara.

Namun,Barcena mengaku bahwa laboratorium yang memproduksi fentanyl bermunculan di Meksiko secara diam-diam dan pemerintah terus melakukan penutupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.